KPK Cekal Melchias Markus Mekeng, Golkar Minta Tidak Buruk Sangka Dahulu

Ace meminta untuk tidak berburuk sangka terlebih dahulu kepada Mekeng. Karena Mekeng statusnya hanya dicekal bepergian ke luar negeri.

KPK Cekal Melchias Markus Mekeng, Golkar Minta Tidak Buruk Sangka Dahulu
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Fraksi Golkar di DPR Melchias Marcus Mekeng berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Senin (24/6/2019). Mekeng diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Markus Nari dalam kasus dugaan korupsi proyek KTP elektronik. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koordinator Bidang Komunikasi, Media, dan Penggalangan Opini Golkar Ace Hasan Syadzily angkat bicara mengenai pencekalan Ketua Fraksi Golkar di DPR, Melchias Markus Mekeng.

Ace meminta untuk tidak berburuk sangka terlebih dahulu kepada Mekeng. Sebab, Mekeng statusnya hanya dicekal bepergian ke luar negeri.

"Ini kan pencekalan. Kita jangan dulu berburuk sangka atas status pencekalan atas Pak Mekeng," ujar Ace saat dihubungi, Selasa, (10/9/2019).

Ace yakin Mekeng akan kooperatif bila dimintai keterangannya oleh KPK dalam kasus yang membuatnya dicekal itu. Mekeng akan memberikan keterangannya apabila diminta oleh KPK.

"Kami yakin Pak Mekeng akan kooperatif terhadap proses hukum ini jika dimintai keterangan oleh KPK," katanya.

Sementara itu Mekeng sendiri belum merespon, pertanyaan yang diajukan Tribunnews melalui pesan Whatsapp, terkait pencekalannya itu.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah Anggota DPR Melchias Markus Mekeng untuk dapat bepergian ke luar negeri.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR itu dilarang ke luar negeri dalam proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengurusan terminasi kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kementerian ESDM.

Ketua Fraksi Golkar di DPR Melchias Marcus Mekeng berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Senin (24/6/2019). Mekeng diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Markus Nari dalam kasus dugaan korupsi proyek KTP elektronik. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Fraksi Golkar di DPR Melchias Marcus Mekeng berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Senin (24/6/2019). Mekeng diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Markus Nari dalam kasus dugaan korupsi proyek KTP elektronik. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

"Yang bersangkutan dicegah selama 6 bulan ke depan terhitung Selasa, 10 September 2019," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (10/9/2019).

Selain itu, KPK telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Mekeng pada Rabu (11/9/2019) besok.

Halaman
12
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved