Wiranto : Proses Hukum dan Akselerasi Pembangunan di Papua Terus Berlanjut

Wiranto menekankan unsur penegah hukum tidak bakal pandang bulu. Semua orang tidak boleh seenaknya sendiri membuat kacau Indonesia.

Wiranto : Proses Hukum dan Akselerasi Pembangunan di Papua Terus Berlanjut
Youtube Kompas TV
Wiranto mengatakan, tidak ada referendum untuk Papua dan Papua Barat. Dia juga berharap, masyarakat jangan terkecoh berita dari Benny Wenda. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto‎ menekankan proses hukum yang berkaitan dengan kerusuhan di Papua dan Papua Barat terus berlanjut.

"Proses hukum terus berlanjut, saya sudah sampaikan. Tetap kita punya prinsip bahwa hukum tetap ditegakkan kalau yang melanggar hukum akan kita proses dengan hukum yang tegas," ujar Wiranto, Senin (9/9/2019) di kantornya, Kemenko Polhukam, Jakarta.

Wiranto menekankan unsur penegah hukum tidak bakal pandang bulu. Semua orang tidak boleh seenaknya sendiri membuat kacau Indonesia.

"Kami tidak ragu untuk menangkan mereka, memproses mereka dengan hukum yang berlaku di Indonesia," imbuhnya.

Baca: Bea Cukai Parepare Bantu PMI Cabang Kota Parepare

Baca: Sejumlah Pejabat Besuk BJ Habibie di RSPAD: SBY, Nila Moeloek Hingga Anies Baswedan

Baca: Kisah Cinta Habibie dan Ainun, Cara Habibie Nembak Ainun & Momen Haru Perayaan Pernikahan Terakhir

Hari ini, Selasa (10/9/2019) Wiranto menuturkan pemerintah bakal kembali melanjutkan dialog dengan para tokoh Papua untuk pembangunan Papua ke depan.

"Kita bakal melanjutkan dialog untuk pembangunan Papua ke depan, supaya ada akselerasi pembangunan yang lebih dapat mensejahterakan dan memajukan Rakyat Papua," ungkap Wiranto.

"Ini ditekankan dalam dialog yang sedang dibangun dan ternyata banyak tokoh setuju dan menyadari pilihan yang terbaik adalah mempertahankan NKRI termasuk Papua dan Papua Barat untuk bersama membangun NKRI kedepan‎," tambah dia.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved