Di Hadapan Komisi III, Capim KPK Nurul Ghufron Bantah Isu Dirinya Tak Lapor LHKPN

Capim KPK periode 2019-2023 Nurul Ghufron jadi peserta keempat dalam fit and proper test di Komisi III DPR RI.

Di Hadapan Komisi III, Capim KPK Nurul Ghufron Bantah Isu Dirinya Tak Lapor LHKPN
Tribunnews/JEPRIMA
Calon pimpinan KPK Nurul Gufron saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan di ruang rapat Komisi III DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019). Uji kelayakan dan kepatutan Capim KPK akan berlangsung selama dua hari yaitu pada 11-12 September 2019. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Capim KPK periode 2019-2023 Nurul Ghufron jadi peserta keempat dalam fit and proper test di Komisi III DPR RI. Ghufron dicecar banyak pertanyaan, mulai LHKPN hingga tuduhan pernah didemo mahasiswanya.

pertanyaan soal LHKPN dilontarkan anggota Komisi III fraksi Golkar, John Kennedy Aziz.

"Ada di antara capim KPK yang belum menyerahkan LHKPN. Apakah saudara telah menyerahkan LHKPN, atau salah seorang yang tidak serahkan LHKPN?" tanya John di ruang sidang Komisi III DPR RI, Rabu (11/9/2019).

Ghufron pun menbantah dirinya belum lapor LHKPN.

Baca: Kapal Asing Tanpa Awak Ditemukan di Perairan Lampung Timur, Ini Isinya

Baca: Persija Jakarta Harus Menang Saat Menjamu PSIS Semarang kata Maman Abdurrahman

"Kami dianggap terlambat, padahal sejak 2016, 2017, 2018, dan terakhir Maret 2019 sudah kami penuh. Kami bantah kalau kami tidak taat LHKPN. Kalau perlu dibuktikan e-mail terakhir LHKPN pakai elektronik kami buktikan, kami printkan," jawab Ghufron.

Setela John, giliean Arteria Dahlan dari fraksi PDIP yang mengonfirmasi apakah benar, Ghufron pernah didemo oleh mahasiswanya karena menyalahgunakan fasilitas dinas sebagai dekan fakultas hukum Universitas Jember.

"Sekali lagi tidak benar saya pernah didemo karena penggunaan mobil dinas," jawab Ghufron.

Arteria juga menanyakan soal Ghufron yang terdaftar sebagai lawyer di salah satu firma hukum. Seperti diketahui, pertanyaan ini pernah disinggung dalam uji publik capim oleh Pansel KPK.

"Saya lawyer pada tahun 1998 sampe 2000 sebelum PNS. Kalau disitus saya masih ada bukan karena saya aktif di kantor hukum yang menyertakan di situsnya. Setelah saya PNS, kartu saya sudah saya pensiunkan," pungkasnya.

 
 

Penulis: Reza Deni
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved