Menteri Retno Diminta Jadi Menteri Luar Negeri Lagi

Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi diminta kembali menjadi menteri luar negeri RI pada periode kedua pemerintahan Jokowi.

Menteri Retno Diminta Jadi Menteri Luar Negeri Lagi
Tribunnews.com/Rina Ayu Panca Rini
Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi diminta kembali menjadi menteri luar negeri RI pada periode kedua pemerintahan Jokowi.

Permintaan itu disampaikan oleh seorang Anggota Komisi I Fraksi PPP, Lena Maryana Mukti, dalam rapat kerja Kemlu RI dan Komisi I DPR, di komplek gedung DPR RI, Jakarta, pada Rabu (11/9/2019).

Menurut Lena, mantan dubes RI untuk Belanda itu layak dipertahankan, karena berhasil memimpin Kementerian Luar Negeri.

"Saya ingin memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ibu Menlu dan seluruh jajarannya, karena selama memimpin Kemlu dan sebentar lagi juga akan berakhir (masa jabatannya), banyak mengukir prestasi-prestasi. Kami berharap ibu menlu tetap menduduki posisi yang sama untuk kabinet selanjutnya," ucap Lena.

Baca: Sebelum Meninggal Dunia, BJ Habibie Sudah Pesan Makam di Samping Ainun

Baca: TERKINI Habibie Meninggal Dunia, Jokowi: 5 Menit Sebelum Tiba, Beliau Sudah Tidak Ada

Baca: Desain Istana Presiden di Papua Akan Disayembarakan

Lena menambahkan, dengan posisi strategis yang diemban Retno kini, peran perempuan begitu diperhitungkan, apalagi dalam kabinet keterwakilan perempuan harus mencapai 30 persen.

"Mengisi afirmasi gender 30 persen ya Bu menlu ya. Ini permintaan khusus kami kepada presiden RI bahwa menteri kabinet setidaknya diisi minimal 30 persen perempuan dan salah satunya adalah ibu menlu," ujar Lena.

Ia pun mengapresiasi sejumlah keberhasilan yang diraih oleh Kementerian Luar Negeri RI di bawah kepemimpinan Retno.

Diantaranya adalah digital diplomacy yang dirancang Kemlu.

"Ini adalah respon terhadap berkembangnya dunia maya yang sedemikian masif. Menurut saya apa yang dilakukan oleh kemlu ini juga merupakan respon terhadap situasi terkini," sambung Lena.

Sementara itu, tak ada tanggapan yang diberikan Menlu Retno saat menjawab permintaan anggota komisi I DPR RI itu.

Ia terlihat sangat serius dan hanya menjawab pertanyaan seputar materi yakni Isu WNI dan pagu anggaran.

Bahkan, dalam rapat kerja yang berlangsung sekitar 4 jam itu, Retno jarang melempar senyum lantaran dicecar pertanyaan mengenai Papua dan Benny Wenda.

Retno yang ditemui awak media pun enggan memberikan tanggapan atas harapan anggota Komisi I DPR itu.

Ia hanya melempar senyum dan kemudian meninggalkan awak media.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved