Suap Lelang Proyek Saluran Air Hujan, KPK Periksa Kepala Dinas PUPKP Kota Yogyakarta

Dia bakal menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus suap lelang proyek pada Dinas PUPKP Kota Yogyakarta tahun anggaran 2019.

Suap Lelang Proyek Saluran Air Hujan, KPK Periksa Kepala Dinas PUPKP Kota Yogyakarta
Tribunnews/Ilham
Febri Diansyah 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta Agus Tri Haryanto.

Dia bakal menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus suap lelang proyek pada Dinas PUPKP Kota Yogyakarta tahun anggaran 2019.

"Saksi direncanakan diperiksa untuk tersangka GYA (Gabriella Yuan Ana)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (11/9/2019).

Dalam perkembangannya, KPK telah menggeledah sejumlah lokasi terkait perkara ini.

Baca: Polisi Mulai Mengendus Keberadaan Dukun Santet yang Disewa Aulia Kesuma untuk Bunuh Suaminya

Baca: iPhone 11 Resmi Meluncur dengan Chip Terkencang di Dunia

Baca: Penampakan Rumah Mewah Tania Nadira, Bertabur Emas Bak Istana

Pada Jumat (23/8/2019) tim KPK menggeledah rumah Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPKP Kota Yogyakarta Aki Lukman Nor Hakim. Dari sana, tim mengangkut uang sebesar Rp130 juta.

"Uang ini kami duga masih terkait dengan proyek yang ada di dinas tersebut," ujar Febri saat itu.

Kemudian pada pada Rabu (21/8/2019) dan Kamis (22/8/2018) KPK melakukan penggeledahan di Solo dan Yogyakarta.

Sejumlah lokasi yang digeledah itu, yakni kantor PT Kusuma Chandra dan kantor PT Mataram Mandiri yang berada di Solo.

Selain itu, tim penyidik juga menggeledah kantor Dinas PUPKP dan kantor Badan Layanan Pengadaan (BLP) Yogyakarta.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved