Jokowi Setuju Revisi UU KPK : 2 Menteri Ditunjuk, ICW Pertanyakan Komitmen Berantas Korupsi

Fakta soal penandatanganan surpres revisi UU KPK oleh Jokowi, dua menteri ditunjuk, ICW pertanyakan komitmen presiden berantas korupsi

Jokowi Setuju Revisi UU KPK : 2 Menteri Ditunjuk, ICW Pertanyakan Komitmen Berantas Korupsi
TRIBUN PONTIANAK/TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA?
Presiden RI, Joko Widodo bersama rombongan didampingi Gubernur Kalimantan Barat, H.Sutarmidji, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyapa masyarakat di Alun-alun Kapuas usai meninjau waterfront Pontianak menggunakan Kapal Angkatan Laut (Kal) Lemukutan,?Kamis (5/9/2019) sekira pukul 14.55 WIB. Kunjungan kerja Jokowi ke Kalbar untuk membagikan sertifikat tanah dan SK TORA kepada masyarakat, sekaligus meninjau pembangunan infrastruktur di Pontianak. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA  

TRIBUNNEWS.COM - Deretan fakta soal penandatanganan surpres revisi UU KPK oleh Jokowi, dua menteri ditunjuk, ICW pertanyakan komitmen presiden berantas korupsi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi telah menandatangani dan mengirimkan surat presiden (surpres) terkait revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Pemerintah telah sepakat untuk membahas revisi UU KPK bersama DPR.

Dalam surpres tersebut, berisi penjelasan dari presiden bahwa ia telah menugaskan menteri untuk membahas UU KPK bersama dewan.

"Surpres RUU KPK sudah diteken presiden dan sudah dikirim ke DPR ini tadi," kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Rabu (11/9/2019), dikutip dari Kompas.com.

Bersama surpres itu, dikirim daftar inventarisasi masalah (DIM) revisi UU KPK yang telah disusun oleh Kementerian Hukum dan HAM.

DIM itu berisi tanggapan Menkumham atas draf RUU KPK yang disusun DPR.

"Intinya bahwa nanti Bapak Presiden jelaskan detail seperti apa.

Tapi bahwa DIM yang dikirim pemerintah banyak merevisi draf yang dikirim DPR," kata Pratikno.

Sebelumnya, semua fraksi di DPR setuju revisi UU KPK yang diusulkan Badan Legislasi DPR.

BACA SELENGKAPNYA>>>>

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved