Soal Usulan Bangun Istana Presiden di Papua, Natalius Pigai: Itu Usulan Tidak Jelas

Natalius Pigai menegaskan, tidak jelas usulan yang disampaikan perwakilan tokoh Papua kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.

Soal Usulan Bangun Istana Presiden di Papua, Natalius Pigai: Itu Usulan Tidak Jelas
Wartakota/henry lopulalan
TERIMA TOKOH PAPUA - Presiden Joko Widodo mendengarkan harapan-harapan saat pertemuan dengan sejumlah tokoh Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/9/2019). Pertemuan tersebut membahas isu-isu terkini di Papua. (Wartakota/Henry Lopulalan) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan komisioner Komnas HAM sekaligus aktivis Papua, Natalius Pigai mengkritik usulan pembangunan Istana Presiden di Bumi Cenderawasih.

Natalius Pigai menegaskan, tidak jelas usulan yang disampaikan perwakilan tokoh Papua kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.

"Itu usulan tidak jelas. Hanya orang bodoh saja yang bisa minta istana presiden," ujar Natalius Pigai kepada Tribunnews.com, Kamis (12/9/2019).

Bagi Natalius Pigai, Istana Presiden yang rencananya dibangun di Papua, belum dibutuhkan rakyat di Papua.

Selain juga Istana Presiden tidak akan mendatangkan manfaat bagi Papua saat ini.

Menurut Natalius Pigai, orang Papua itu sekarang sedang fokus melawan rasialisme.

"Konsentrasi sekarang kita di sini saja dan bagaimana melindungi rakyat Papua," tegas Natalius Pigai.

"Kami tidak ada urusan dengan uang, kekuasaan dan jabatan dan lainnya," imbuhnya.

Sebelumnya Natalius Pigai pun mempertanyakan apakah dalam kunjungan tokoh-tokoh Papua itu hadir juga pejabat sentral seperti Gubernur Papua dan Papua Barat.

Halaman
1234
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved