Pengaturan Skor

Dinilai Rawan Terjadi Pengaturan Skor, Satgas Antimafia Bola Awasi Liga 2 dan Liga 3

Satgas Antimafia Bola Jilid II terus berupaya membersihkan dunia persepakbolaan Indonesia dari kecurangan.

Dinilai Rawan Terjadi Pengaturan Skor, Satgas Antimafia Bola Awasi Liga 2 dan Liga 3
Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satgas Antimafia Bola Jilid II terus berupaya membersihkan dunia persepakbolaan Indonesia dari kecurangan.

Saat ini mereka mulai bekerja dan mengawasi pertandingan Liga 2 dan Liga 3.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pengawasan terhadap pertandingan Liga 2 dan 3 dilakukan karena dinilai cukup rawan terjadinya pengaturan skor.

Baca: Kereta Tabrak Mobil yang Selip di Tegal Terekam CCTV, Sopir Selamat di Detik-detik Jelang Tabrakan

"Sekarang Liga 2 dan Liga 3 sudah diamati Satgas Antimafia Bola. Karena cukup rawan itu, di Liga 2 dan 3," ujar Dedi di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/9/2019).

Ia menjelaskan pengawasan terhadap pertandingan Liga 2 dan Liga 3 sudah dilakukan sejak pekan lalu.

Berbekal pengalaman kerap terjadinya pengaturan skor atau match fixing pada Liga 1, Satgas Antimafia Bola tak mau mengambil risiko kecolongan pada liga lainnya.

Baca: Persatu Tuban vs Persiba Balikpapan, Satia Bagdja Waspadai Kebangkitan Tuan Rumah

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah tersebut menuturkan pengawasan Liga 2 dan Liga 3 diserahkan kepada Sub Satgas di tingkat Polres masing-masing daerah.

Nantinya, kata dia, personel Polri akan ditugaskan untuk mengingatkan kepada panitia pertandingan hingga pemain apabila ada kecurangan.

Pihaknya akan tegas melakukan penegakan hukum apabila ditemui ada kecurangan.

Baca: Kereta Tabrak Mobil yang Selip di Tegal Terekam CCTV, Sopir Selamat di Detik-detik Jelang Tabrakan

"Oficial dan pemain sudah dingatkan apabila ditemukan terjadinya match fixing dalam pertandingan tersebut. Sub Satgas akan melajukan penegakan hukum," kata dia.

"Khususnya di Liga 3 itu kan Liga daerah. Pengalaman tahun kemarin terjadi (kecurangan) di Liga 2 dan 3. Polres diminta perkuat pengawasan," kata jenderal bintang satu tersebut.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved