Kebakaran Hutan dan Lahan

Presiden Jokowi Minta Semua Pihak Terkait Serius Kordinasi Atasi Karhutla Riau

Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya serius menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Riau.

Presiden Jokowi Minta Semua Pihak Terkait Serius Kordinasi Atasi Karhutla Riau
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Kabut asap pekat menyelimuti kawasan Sungai Siak, Kamis (12/9/2019). Berdasarkan data yang disiarkan BMKG, terpantau 1.316 titik panas di Riau. Sebanyak 279 titik di antaranya berada di Riau. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya serius menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Riau.

‎Melalui sambungan telepon pada Jumat (13/9/2019) malam kemarin, Presiden Jokowi meminta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Kepala BNPB Doni Monardo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati untuk saling koordinasi.

Dalam penjelasannya kepada Biro Pers Sekretariat Presiden, Panglima TNI menjelaskan pihaknya telah melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau Hujan Buatan di wilayah yang terkena karhutla.

“Hasil hujan buatan sudah ada di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau,” ucap Panglima TNI.

Lebih lanjut, Panglima TNI juga mengatakan akan mengirim tambahan pesawat CN-295 dan Hercules untuk kembali membuat Hujan Buatan dengan skala yang lebih besar.

Baca: Wapres JK : RUU Pertanahan Akomodir Semua Kepentingan

"Hari ini kita tambah pesawat untuk menebar garam langsung 3,5 ton sekaligus dengan pesawat CN,” ungkap Panglima TNI.

Menurut Panglima TNI, ia dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian sudah terjun langsung ke lapangan untuk menangani karhutla beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu, Kepala BMKG juga mengatakan ada potensi hujan di Provinsi Riau untuk hari ini.

Terakhir Kepala BNPB Doni Monardo meminta kepada seluruh elemen, khususnya pada pejabat-pejabat daerah mulai dari bupati-walikota, camat, lurah, hingga RT-RW turut membantu untuk bersinergi melakukan upaya pengendalian karhutla.

"Kita tidak ingin kehabisan tenaga, energi, uang, biaya dan sebagainya hanya karena penanganan belum optimal. Sekali lagi saya berharap bupati, wali kota, camat, lurah lebih peduli," ujar Doni Monardo.

Untuk diketahui saat ini, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala BNPB Doni Monardo telah berada di Pekanbaru, Provinsi Riau untuk memimpin langsung pengendalian karhutla.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved