Polri: 185 Orang dan 4 Korporasi Jadi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan

185 individu dan 4 korporasi yang ditetapkan sebagai tersangka kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) hingga saat ini.

Polri: 185 Orang dan 4 Korporasi Jadi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan
Tribun Kaltim/FACHMI RACHMAN
TERTUTUP ASAP - Kondisi Kota Samarinda, Kalimantan Timur yang tertutup asap, Minggu (15/9/2019). Tiga hari terakhir, Kota Samarinda dilanda kabut asap akibat kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Kota Samarinda sendiri dan kiriman dari beberapa daerah sekitar Samarinda. (TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan sudah ada 185 individu dan 4 korporasi yang ditetapkan sebagai tersangka kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) hingga saat ini.

"Ada penambahan tersangka khususnya perorangan. Dari 179 menjadi 185 tersangka sekarang. Total tersangka yang diamankan atau disidik jajaran adalah sebanyak 185 tersangka secara perorangan dan untuk korporasi 4 sebagai tersangka," ujar Dedi, di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2019).

Ia menjelaskan secara rinci detail dan jumlah para tersangka di masing-masing wilayah yang masih rawan karhutla.

Baca: Dikaitkan Kemunculan Anaconda, Ini Sederet Fakta Ular Raksasa Hangus Terbakar di Hutan Kalimantan

Baca: Krisis Air di Calon Ibu Kota Negara, PDAM Danum Taka Penajam Imbau Pelanggan Efisien Gunakan Air

Seperti di Polda Riau, ia mengatakan ada 47 tersangka individu dan satu tersangka korporasi.

Kemudian di Polda Sumatera Selatan ada 18 tersangka individu, Polda Jambi 14 tersangka individu, dan Polda Kalimantan Selatan dua tersangka individu.

Jenderal bintang satu itu menuturkan dari tiga lokasi tersebut sama-sama tidak memiliki tersangka korporasi alias nihil.

Baca: Pria Asal Garut Bunuh Seorang Nenek Lalu Bakar Jasadnya di Gubuk, Berikut Motif dan Kronologinya

"Selanjutnya di Polda Kalimantan Tengah terdapat 45 tersangka individu dan 1 tersangka korporasi. Terakhir Kalimantan Barat ada 59 tersangka individu dan 2 tersangka korporasi," ucapnya.

Lebih lanjut, Dedi mengatakan sebagian besar kasus tersebut sudah masuk ke proses sidik yakni 95 kasus.

Sementara 41 kasus sudah masuk ke Jaksa Penuntut Umum.

Halaman
1234
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved