Karhutla Riau, Ada Tersangka dari Korporasi Penyebab Kabut Asap, Pemerintah Gelar Salat Hujan

Kasus karhutla pemicu kabut asap, Polda Sumatera Selatan tetapkan 23 tersangka, Jokowi sebut lakukan segala upaya hingga salat minta hujan

Karhutla Riau, Ada Tersangka dari Korporasi Penyebab Kabut Asap, Pemerintah Gelar Salat Hujan
KOMPAS.COM/IDON
Kabut asap semakin pekat menyelimuti udara Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (12/9/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus pembakaran hutan dan lahan (karhutla) pemicu kabut asap, Polda Sumatera Selatan tetapkan 23 tersangka, Jokowi sebut lakukan segala upaya hingga salat minta hujan.

Polda Sumatera Selatan telah menetapkan 23 orang tersangka kasus pembakaran hutan dan lahan yang menyebabkan kabut asap.

Satu di antara 23 orang tersebut diketahui sebagai pelaksana lapangan yang bekerja di perusahaan PT BHL di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Sementara, 22 tersangka lainnya berasal dari Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Supriadi mengatakan, berkas penyidikan 17 tersangka akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan.

Kemudian berkas yang ada bakal dibawa ke pengadilan.

"Yang dari PT BHL adalah pelaksana lapangan.

Untuk 22 yang lain adalah masyarakat biasa," kata Supriadi, Selasa (17/9/2019), dikutip dari Kompas.com.

Supriadi mengatakan, dalam proses pemeriksaan tersangka pembakaran lahan, penyidik sempat mengalami kesulitan.

Sebab, para pelaku beraksi ketika melihat kondisi sepi, sehingga jumlah saksi yang melihat aksi pembakaran sangat sedikit.

BACA SELENGKAPNYA>>>

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved