Rusuh di Papua

Maman Imanulhaq: Stop Menjadikan Papua Komoditas Politik

Menurut Maman, sudah saatnya menghentikan persoalan di Papua sebagia komoditas politik.

Maman Imanulhaq: Stop Menjadikan Papua Komoditas Politik
TRIBUNNEWS/FRANSISKUS ADHIYUDA
Wakil Sekretaris Dewan Majelis Syuro DPP PKB Maman Imanulhaq. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Sekretaris Dewan Majelis Syuro DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanulhaq menanggapi soal kerusuhan Papua beberapa waktu yang lalu.

Menurut Maman, sudah saatnya menghentikan persoalan di Papua sebagia komoditas politik.

"stop menjadikan Papua komoditas politik. Kita sudah saatnya menguatkan Papua adalah Indonesia, Indonesia adalah Papua," ucap Maman kepada wartawan di Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Mantan direktur relawan TKN Jokowi-Ma'ruf ini menilai, persoalan Papua bisa diselesaikan secata holistik dengan pemdekatan secara kemanusiaan.

Baca: Imam Nahrawi Tersangka, Bagaimana Nasib Bonus Atlet Bulutangkis yang Jadi Juara Dunia?

Ia mencontohkan bagaimana Presiden ke-4 RI Abdurahman Wahid atau Gus Dur mampu mengangkat derajat masyarakat Papua.

Baca: Dua Surat Xananao Gusmao untuk Keluarga Almarhum BJ Habibie

Untuk itu, Maman mengatakan, isu yang lebih penting di Papua yakni kesetaraan, kesejahteran dan konsensis sosial.

"Dalam hal ini, isu identitas, relasi, solidaritas, kesetaraan, dan kohesivitas sosial menjadi mantra utama yang boleh jadi lebih penting ketimbang pembangunan dan pengentasan kemiskinan," ujar Maman.

  

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved