RUU KUHP

Komnas HAM Apresasi Sikap Presiden Jokowi Soal Penundaan Pengesahan RUU KUHP

Komnas HAM mengapresiasi langkah Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) KUHP ditunda.

Komnas HAM Apresasi Sikap Presiden Jokowi Soal Penundaan Pengesahan RUU KUHP
Tribunnews.com/ Gita Irawan
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam usai konferensi pers terkait kasus dugaan pelanggaran HAM Berat Paniai Papua pada Jumat (5/4/2019) di Kantor Komnas HAM RI, Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat (5/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komnas HAM mengapresiasi langkah Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) KUHP ditunda.

Namun, pernyataan Presiden Jokowi saja tidak cukup.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan permintaan Jokowi tersebut perlu dibarengi dengan mendengarkan masukan dari publik dan lembaga atau instansi yang berkepentingan terhadap pembangunan hukum, HAM, dan demokrasi.

Menurut Choirul Anam, selama proses pembahasan RUU KUHP, Komnas HAM telah memberikan sejumlah masukan.

Baca: Ternyata Pabrik Nissan Motor Jepang Yang Ada di Indonesia Akan Ditutup

Di antaranya berupa catatan keberatan terhadap sejumlah pasal.

Menurutnya, catatan tersebut bisa menjadi modal untuk perbaikan RUU KUHP dalam proses pembahasan.

"Kami mengapreasi penundaan pengesahan RUU KUHP oleh Presiden. Semoga DPR juga mengambil langkah yang sama," kata Anam saat dihubungi Tribunnews.com, Jumat (20/9/2019).

Baca: Menteri Basuki Targetkan Seluruh Jabodetabek Tersambung Tol pada 2020

Diberitakan sebelumnya, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta agar pengesahan RUU Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang rencananya akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR pada 24 September 2019 ditunda karena masih ada pasal-pasal bermasalah.

14 pasal perlu ditinjau kembali

Halaman
123
Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved