Penangkapan Terduga Teroris

Densus 88 Sita Bendera Simbol ISIS Saat Geledah Rumah Terduga Teroris

Upaya penyitaan itu dilakukan pada saat petugas menggeledah rumah tersebut. Bendera identitas ISIS itu ditemukan ditempel di tembok.

Densus 88 Sita Bendera Simbol ISIS Saat Geledah Rumah Terduga Teroris
ist
Polisi menunjukkan selembar bendera ISIS dan 2 lembar ikat kepala yang ditemukan di sebuah masjid di Kabupaten Mojokerto, Minggu (14/1/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menyita satu bendera simbol Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di kediaman terduga teroris bernama Fazri Pahlawan alias Abu Zee Ghuroba di Jalan Trias Kampung Sasak Tiga Rt 002/004 Desa Tridaya Sakti, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.

Upaya penyitaan itu dilakukan pada saat petugas menggeledah rumah tersebut. Bendera identitas ISIS itu ditemukan ditempel di tembok.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, mengatakan penggedelahan yang dilakukan sudah sesuai prosedur. Pada saat penggeledahan turut dihadiri Ketua RW dan RT yang menjadi saksi.

"(Petugas,-red) menyita satu bendera ISIS besar," ujarnya, saat dikonfirmasi, Selasa (24/9/2019).

Baca: Pemerintah Ingin RUU Pemasyarakatan Ditunda Hingga Periode Depan

Selain menyita bendera, petugas turut menyita sejumlaj barang bukti lain. Barang bukti lain tersebut, seperti buku paham radikalisme, senjata seperti busur panah dan pisau lipat.

"Ada satu buah buku radikalisme," kata dia.

Sebelumnya, Tim Densus 88 menangkap sejumlah terduga teroris di Bekasi, Jawa Barat, Senin (23/9/2019). Surya Juniawan alias Haidar Al Ghazi, Asep Roni, Awal Septo Hadi, Sandi Purnama alias Abu Said, Fazri Pahlawan alias Abu Zee Ghuroba, Igun Gunawan alias Gunawan.

Surya Juniawan alias Haidar Al Ghazi ditangkap di Jalan Desa Tridaya Sakti 48, Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat pukul 06.05 WIB. Pria kelahiran Sleman, 21 Juni 1999 itu diketahui jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Al Ghazi diduga ikut baiat di rumah Eka Hendra Utama, ikut latihan bela diri di Perumahan Cluster Paris Residence Bekasi dan mengikuti idad di Gunung Salak Bogor.

Asep Roni ditangkap di Perum Alamanda Regency, Blok N, Jalan Nirwana II, Kelurahan Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara Bekasi Jawa Barat pukul 07.05 WIB. Asep Roni diduga memiliki bahan peledak H202 dan serbuk TATP.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved