Wiranto Ingatkan Masyarakat Agar Tidak Terprovokasi Pihak yang Berupaya Kacaukan Pelantikan Presiden

Karena itu, ia meminta masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh agenda-agenda yang bertujuan menggagalkan pelantikan presiden

Wiranto Ingatkan Masyarakat Agar Tidak Terprovokasi Pihak yang Berupaya Kacaukan Pelantikan Presiden
Tribunnews.com/ Rizal Bomantama
Menko Polhukam Wiranto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengakui ada pihak-pihak yang ingin mengacaukan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2019-2024 pada 20 Oktober 2019.

Hal itu menurutnya bisa dilihat dari propaganda-propaganda yang dimunculkan akhir-akhir ini.

Karena itu, ia meminta masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh agenda-agenda yang bertujuan menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih.

Baca: Aparat Kepolisian Tembakkan Gas Air Mata dari Jalan Layang, Demonstran Kocar-kacir

“Ada pihak-pihak yang memang ingin mengacaukan agenda tersebut dengan membentuk opini yang delegitimasi pelantikan Presiden. Saya imbau jangan terprovokasi, jangan mudah dipancing, dan jangan mudah dikompori tindakan yang inkonstitusional, biarkan pelantikan berjalan,” ungkap Wiranto dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019).

Menurut Wiranto upaya mengacaukan pelantikan presiden merupakan bentuk pencorengan terhadap demokrasi di Indonesia.

Baca: Api Menyala dan Asap Hitam Membumbung di Sekitar Gedung DPR RI

Menurutnya pemilihan presiden yang panjang sudah berakhir ketika Mahkamah Konstitusi sudah memutuskan pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai pemenang Pemilu 2019.

“Kita kan sudah bersusah payah, sudah berusaha agar proses pemilu lancar dari awal, dan Mahkamah Konstitusi sebagai pengadilan tertinggi sudah memutuskan hasilnya,” katanya.

“Kemudian kewajiban kita melantik presiden dan DPR terpilih yang merupakan tugas kita semua sebagai marwah demokrasi Indonesia. Kalau itu dijalankan demokrasi Indonesia akan mendapat penghargaan tinggi,” tambahnya.

Upaya hambat pelantikan

Halaman
1234
Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved