Demo Tolak RUU KUHP dan KPK

Massa Pelajar dan Polisi Berhadap-hadapan Hanya Terhalang Pembatas Beton

Menjelang malam, massa pelajar masih melakukan aksi di sekitar Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019).

Massa Pelajar dan Polisi Berhadap-hadapan Hanya Terhalang Pembatas Beton
Tribunnews.com/ Reza Deni
Menjelang malam, massa pelajar masih melakukan aksi di sekitar Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjelang malam, massa pelajar masih melakukan aksi di sekitar Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019).

Sempat berlarian ketika polisi menembakkan gas air mata, massa pelajar kembali mendekati barikade.

Pagar beton yang digunakan aparat kepolisian untuk memblokade massa pelajar tidak menyurutkan niat massa pelajar melakukan aksinya.

Mereka mendekat sambil menyanyikan lagu-lagu nasional, seperti Indonesia Raya, Indonesia Pusaka, dan Halo-Halo Bandung.

Baca: BMKG Catat Gempa M 4,8 Guncang Piru Maluku, Dirasakan hingga Seram Bagian Barat

Pagar beton yang dipasang bahkan dijadikan sebagai pijakan untuk mereka berdiri dan terus menyerukan menolak RUU yang kontroversial.

Jarak antara aparat keamanan dengan massa pelajar tidak lebih dari satu meter.

"Tolak, tolak, tolak RUU, tolak RUU sekarang juga," kata massa pelajar, Rabu (25/9/2019).

Baca: Realisasi Baru 13 Persen, Indonesia Disarankan Lipatgandakan Bauran Energi Terbarukan

Pantauan di lokasi pukul 18.56 WIB, massa pelajar masih bertahan.

Sementara aparat kepolisian tetap bersiaga menjaga massa agar tidak merangsek masuk ke halaman komples parlemen.

Halaman
123
Penulis: Reza Deni
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved