Relawan Banten Nyatakan Siap Kawal Pelantikan Jokowi-Maruf

Ketua Umum Rumker, KH. Maman Imanulhaq hadir bersafari di beberapa Rumker seluruh Indonesia.

Relawan Banten Nyatakan Siap Kawal Pelantikan Jokowi-Maruf
Ist
relawan Banten 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Terkait dengan terkait Aksi Massa di berbagai Daerah, Rumah Kerja Relawan (RUMKER) Banten siap mengawal pelantikan Jokowi - Kyai Maruf, Minggu (20/9/2019) mendatang.

Demikian pernyataan Para Relawan Jokowi Kyai Maruf yang tergabung dalam Rumah Kerja Relawan (RUMKER) Banten, yang dibacakan Ketua Rumker Banten, Handi Jatna, Rabu (25/9/2019) di Villa Melati Mas J1/8, Tangsel Banten.

Handi Jatna mengatakan bahwa komitment ini dibuat setelah melihat berkembangan aksi masa di berbagai daerah yang besar kemungkinan dimanfaatkan kelompok yang ingin menggagalkan pelantikan Presiden dan wakil Presiden terpilih.

Ketua Umum Rumker, KH. Maman Imanulhaq hadir bersafari di beberapa Rumker seluruh Indonesia.

Ia menegaskan bahwa Relawan akan terus mendukung Jokowi, Mahasiswa dan masyarakat untuk melawan Koruptor, pembakar Hutan, penggasut yang mengancam integrasi bangsa dan kelompok yang ingin menghancurkan empat konsensus bangsa yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.

Baca: Dari Stasiun Palmerah, Massa Lemparkan Batu ke Gedung DPR

" Relawan akan terus mendukung Jokowi, Mahasiswa dan masyarakat untuk melawan Koruptor, pembakar Hutan, penggasut yang mengancam integrasi bangsa dan kelompok yang ingin menghancurkan empat konsensus bangsa yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945," ujar politikus PKB ini kepada Tribunnews.com, Rabu (25/9/2019).

Ini pernyataan lengkap Rumah Kerja Relawan (RUMKER) yang terdiri dari BantenBravo 5, BEJO, BPJW , IPEJO, RKIH, Josmart, Arjoma , the President centre, Milenial Jokowi Bersatu, Balad Jokowi, Projo , Kharjo, Relawan Sayang Banten.

Terkait dengan terkait Aksi Massa di berbagai Daerah, kami dari RUMKER Banten menyatakan:

1. Memahami gerakan Mahasiswa yang melakukan mekanisme demokrasi untuk mengkritisi UU KPK dan sejumlah UU kontroversial seperti RKHUP, RUU Pemasyarakatan, RUU Pertanahan dan lainnya.

2. Persoalan legislasi di DPR sudah mempunyai mekanisme tersendiri. Revisi UU KPK yang sudah disahkan di DPR masih bisa dibatalkan dengan pengajuan judicial review di MK. Sejumlah RUU yg kontroversial seperti RKHUP, RUU Pemasyarakatan, RUU Pertanahan dll sudah diinstruksikan oleh Presiden Jokowi supaya ditunda pengesahannya untuk dibahas lagi oleh DPR periode berikutnya.

3. Kami mendukung Jokowi, Mahasiswa dan masyarakat untuk melawan Koruptor, pembakar Hutan, penggasut yang mengancam integrasi bangsa dan kelompok yang ingin menghancurkan empat konsensus bangsa yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.

4. Kondisi objektif rakyat saat ini sedang lelah sedang lelah akibat rangkaian pemilu yg panjang dan menanti kerja Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2019 untuk mewujudkan Indonesia yang aman, damai, sejahtera dan maju.

5. Mendukung Aparat Polri dan TNI mengawal proses Demokrasi seperti yang dilakukan Para Mahasiswa dengan dialogis tanpa represi.

6. Mendukung sikap tegas Aparat Polri dan TNI kepada aktor dan perusuh yang hendak menghancurkan ideologi Pancasila, mengadu domba anak bangsa dan menggagalkan hasil pilpres 2019 yang demokratis dan sah.

7. Menghadapi provokasi, demo, selebaran dan ajakan viral untuk menciptakan kekacauan dan menggagalkan Pilpres 2019, maka Para relawan Jokowi, pendukung Jokowi, pejuang demokrasi dan Pembela NKRI harus bergerak dan kompak menjaga Konstitusi dengan doa, gerakan medsos yang masif dan siaga penuh mengawal hasil Pilpres dan Pileg 2019.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved