Gerakan 30 September

Kronologi Terbunuhnya Putri Jenderal TNI AH Nasution, Ade Irma Suryani saat G30S

Ade Irma Suryani merupakan putri Jenderal Besar TNI AH Nasution, yang turut menjadi korban dalam Gerakan 30 September 1965.

Kronologi Terbunuhnya Putri Jenderal TNI AH Nasution, Ade Irma Suryani saat G30S
Kolase Tribun Jabar/Facebook Museum of Jenderal Besar Dr. AH. Nasution
Ade Irma Suryani 

TRIBUNNEWS.COM - Ade Irma Suryani lahir pada 19 Februari 1960.

Ade Irma Suryani merupakan anak bungsu Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, atau yang biasa dikenal dengan nama AH Nasution.

Ade Irma Suryani turut menjadi korban dalam Gerakan 30 September atau G30S. (1)

Kini nama Ade Irma Suryani diabadikan menjadi berbagai nama jalan, taman kanak-kanak, hingga panti asuhan di beberapa daaerah di Indonesia. (2)

Pengunjung melihat diorama penyerbuan pasukan Tjakrabirawa di Museum AH Nasution, di Jakarta, Sabtu (30/9/2017).
Pengunjung melihat diorama penyerbuan pasukan Tjakrabirawa di Museum AH Nasution, di Jakarta, Sabtu (30/9/2017). (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Gerakan 30 September

Pada tanggal 1 Oktober 1965 dini hari, pasukan yang menyebut diri dengan Gerakan 30 September mencoba menulik perwira Angkatan Darat, termasuk AH Nasution.

Kala itu terdapat pasukan yang terdiri atas empat truk dan dua mobil militer yang berjalan menyusuri Jalan Teuku Umar, sekitar pukul 4.00.

Penjaga rumah yang sedang berada di pos jaga rumah AH Nasution sempat melihatnya.

BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Penulis: Maghita Primastya Handayani
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved