Selasa, 14 April 2026

Program Aiman di Kompas TV: Unjuk Rasa dan Penggalangan Pelantikan Presiden

Dimulai awal pekan lalu, di Jalan Gejayan, Yogyakarta, sebuah lokasi historis perjuangan mahasiswa menumbangkan rezim Orde Baru, 21 tahun silam.

Tribunnews/JEPRIMA
Sejumlah pelajar mengikuti unjuk rasa menentang UU KPK hasil revisi dan RKUHP, yang berujung ricuh di Jalan Tentara Pelajar, Palmerah, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019). Aksi pelajar hari ini ikut menolak sejumlah RUU yang mereka nilai bermasalah. Pelajar mengaku tidak setuju undang-undang yang terlalu mengatur privasi warga. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM - Unjuk rasa mahasiswa serentak dilakukan di berbagai kota di Indonesia. Berawal dari hati nurani mahasiswa yang berteriak tatkala wakil rakyat tergesa-gesa mengesahkan sejumlah rancangan undang-undang yang dinilai mengenyampingkan rasa keadilan.

Akhirnya, gelombang unjuk rasa menolak UU KPK yang baru disahkan dan RUU KUHP, tak terbendung.

Dimulai awal pekan lalu, di Jalan Gejayan, Yogyakarta, sebuah lokasi historis perjuangan mahasiswa menumbangkan rezim Orde Baru, 21 tahun silam.

Baca: Legenda Borussia Dortmund Kagum dengan Bali United

Baca: 5 Tempat Ini Jadi Saksi Bisu Peristiwa G30S, dari Monumen Pancasila Sakti hingga Monumen Kresek

Baca: Polisi Bersama Pomal Tangani Terduga Perusuh Bernama Laksda Sony Santoso

Laksana mantra, melalui tanda pagar, tagar, #GejayanMemanggil di media sosial, aksi damai mahasiswa Yogyakarta ini pun menyebar ke seantero negeri.

Sayang, aksi ini ternodai. Di beberapa lokasi, berakhir ricuh. Disinyalir, ditunggangi. Apalagi, beredar selebaran di media sosial dengan timeline hingga pelantikan Presiden 20 Oktober mendatang. Benarkah? Atau, adakah hal lain yang dituju oleh sekelompok orang?

Jurnalis Kompas TV, Aiman Witjaksono, mengunjungi lokasi mula aksi damai mahasiswa di Yogyakarta. Aiman menanyai sejumlah mahasiswa yang berpartisipasi dalam aksi #GejayanMemanggil.

Aiman juga bertemu dengan tiga pakar hukum yang juga bagian dari tim perumus RKUHP dan Penentang Revisi UU KPK, dan Tokoh yang diminta pertimbangan oleh Presiden Jokowi dalam solusi penolakan publik akhir-akhir ini; yaitu Eddy Hiariej, Zainal Arifin Mochtar, dan Mahfud MD untuk mengetahui duduk perkara pasal-pasal yang dipermasalahkan.

Saksikan Aiman episode “Unjuk Rasa dan Penggalangan Pelantikan Presiden”, Senin, 30 September 2019, pukul 20.00 WIB, hanya di Kompas TV (Anna Ariestania/ Kompas TV)



Sumber: Kompas TV
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved