Demo Tolak RUU KUHP dan KPK

Gelar Orasi BEM SI Bawa Bunga: Kami Memberitakan Kabar Duka

Mereka juga membagikan bunga itu kepada sejumlah petugas keamanan dan pedagang, mengatakan membagi kabar duka.

Lusius Genik
Petugas kepolisian memegang bunga pemberian mahasiswa 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi unjuk rasa di sekitar kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.

Pada orasi kali ini, sejumlah mahasiswa tampak membawa bunga.

Mereka juga membagikan bunga itu kepada sejumlah petugas keamanan dan pedagang, mengatakan membagi kabar duka.

"Ini mereprestasikan bahwa Indonesia tengah berduka atas berbagai problematika yang melanda Indonesia," kata anggota BEM SI, Ahmad Fanny R, kepada wartawan tribunnews.com, Selasa (1/10/2019).

Baca: Puan Sebut Pecah Telor 74 Tahun Bila Dirinya Jadi Ketua DPR

"Kami membagikan kabar duka yang melanda negara Indonesia kepada semua elemen masyrakat, termasuk para aparat," lanjutnya.

Dia menilai, Indonesia tengah berduka atas upaya pelemahan KPK setelah diresmikannya revisi UU KPK oleh Presiden Joko Widodo.

Tak hanya itu, baginya dan rekan mahasiswa, keberadaan pasal-pasal yang mengkriminalisasi rakyat dalam RKUHP merupakan alasan utama untuk mengirimkan kabar duka itu ke semua elemen masyrakat.

"Mulai dari diresmikannya revisi UU KPK, keberadaan RKUHP yang sejumlah pasalnya ngawur, mengingatkan kita pada jaman sebelum reformasi. Kami dibungkam," kata Ahmad Fanny.

Menurut pantauan tribunnews.com pukul 15:45, mahasiswa yang kini tengah berorasi sedang menyanyikan lagu Indonesia Pusaka karya Ismail Marzuki.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved