Sidang Kabinet Paripurna Terakhir: Ucapan Terima Kasih Jokowi hingga Foto Bersama

Sidang Kabinet Paripurna yang digelar hari ini, Kamis (3/10/2019) di Istana Negara, Jakarta terasa berbeda dari biasanya. Mengapa?

Sidang Kabinet Paripurna Terakhir: Ucapan Terima Kasih Jokowi hingga Foto Bersama
Seno Tri Sulistiyono/Tribunnews.com
Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Kamis (3/10/2019) 

"Tidak sampai berpelukan lah tadi, melow bener. Ngobrol saja, makan kacang goreng, salaman dan foto bersama," ungkap Rudiantara.

Beberapa hari jelang berakhirnya pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, Rudiantara mengaku dirinya tetap bekerja karena masih banyak pekerjaan yang belum dituntaskan.

"Iya dong, masih kerja. Kerjaan tidak boleh kendor. Saya kan latar belakang swasta dan punya kontrak yang berakhir Oktober ini. Jadi ya selesaikan sampai seujung-ujungnya," tambah Rudiantara.

Sementara itu, Presiden Jokowi juga membagikan foto bersama dirinya dengan Jusuf Kalla dan para menteri usai sidang kabinet paripurna terakhir di periode 2014-2019.

Foto ini diunggah Jokowi dalam akun instagramnya sekitar 35 menit lalu dan langsung disukai oleh 49.797 netizen serta 126 komentar.

Berikut petikan status Jokowi :

Lima tahun sudah pemerintahan yang saya ppimpin ini bekerja untuk bangsa. Siang ini saya memimpin sidang kabinet paripurna yang terakhir di periode 2014-2019.

Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua menteri, semua kepala lembaga atas kerja samanya selama lima tahun ini membantu saya dan Bapak Jusuf Kalla menjalankan visi dan program-program prioritas kita bersama.

Di awal pembentukan kabinet kerja saya menyampaikan bahwa tidak ada visi-misi menteri, yang ada hanyalah visi-misi presiden dan wakil presiden agar kita berada dalam satu visi, satu tujuan, dan satu jalur. Alhamdulilah, dalam lima tahun ini telah banyak yang kita kerjakan dengan berbagai keterbatasan, meski masih banyak juga pekerjaan rumah yang belum bisa kita selesaikan.

Lima tahun ini kita menyusun fondasi bagi arah pembangunan nasional agar lebih tangguh, produktif, merasa, Indonesiasentris bukan Jawasentris. Kita melakukan reformasi di bidang fiskal sehingga APBN semakin sehat dan semakin mandiri.

Halaman
123
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved