‎UU KPK dan RKUHP, Forum Rektor: Kembalikan Pada Pendekatan Konstitusional

Menyoal desakan banyak pihak agar Presiden Jokowi mengeluarkan Perppu KPK sesegera mungkin, Yos Johan tidak mempermasalahkan

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ribuan mahasiswa dan pelajar menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (30/9/2019). Dalam aksinya yang berujung ricuh dengan polisi itu, mereka menuntut pemerintah dan DPR untuk membatalkan Revisi Undang-Undang KPK dan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). Tribun Jabar/Gani Kurniawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menyikapi polemik UU KPK hasil revisi dan RKUHP yang pengesahannya ditunda, menurut ‎Forum Rektor Indonesia (FRI) pada prinsipnya harus dikembalikan pada pendekatan konstitusional.

"‎Tentu jangan dicampurkan, KUHP sendiri, KPK sendiri. Kami pada prinsipnya kembalikan pada pendekatan konstitusional. Pada saat ini, ada hal yang dianggap bertentangan atau apa, melalui jalur konstitusional," tegas Ketua FRI sekaligus Rektor UNDIP, Yos Johan, Kamis (3/10/2019) di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta.

"Karena Indonesia adalah negara hukum, maka untuk menguji kan ada lembaganya. Itu yang kita anut," tambahnya lagi.

Baca: 16 Pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Studi Banding ke Miyagi Jepang

Baca: Surya Paloh Warning Jokowi agar Hati-hati Soal Ini: DPR Bisa Pecat Jokowi seperti Gus Dur

Baca: Air Radiator Tak Hanya Dinginkan Mesin tapi Juga Berfungsi sebagai Pelumas Water Pump

Menyoal desakan banyak pihak agar Presiden Jokowi mengeluarkan Perppu KPK sesegera mungkin, Yos Johan tidak mempermasalahkan karena itu juga merupakan jalur konstitusional.

Terakhir mengenai audiensi FRI dengan Presiden Jokowi, Yos Johan menegaskan para rektor hanya ingin semua pihak menjaga kondusifitas bangsa.

"Utamanya tadi kami sampaikan sikap kami hadapi masalah bangsa ini. FRI kemudian beri peran dan pernyataan bukan hanya untuk presiden namun semuanya. Ayo jaga kondusifitas," imbuh dia.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved