KPK Panggil Desmond dan Richard Terkait Kasus Suap Impor Ikan

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua orang saksi kasus dugaan suap impor ikan.

KPK Panggil Desmond dan Richard Terkait Kasus Suap Impor Ikan
TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua orang saksi kasus dugaan suap impor ikan.

Dua orang itu ialah Advisor Vice K-Value Managing Partner Cina Asia Limited Desmond Previn dan seorang pihak swasta Richard Alexander Anthony.

Keduanya akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Direktur PT Navy Arsa Sejahtera (NAS) Mujib Mustofa.

"Mereka akan dimintai keterangannya sebagai saksi untuk tersangka MMU (Mujib Mustofa)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (4/10/2019).

Baca: KPK Panggil Dua Sekretaris Dirut Perum Perindo Terkait Kasus Suap Impor Ikan

KPK menetapkan Direktur Utama Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) Risyanto Suanda sebagai tersangka bersama Direktur PT NAS Mujib Mustofa.

Risyanto selaku pucuk pimpinan Perum Perindo yang berwenang mengajukan kuota impor ikan diduga telah membantu PT NAS mendapat proyek impor ikan.

Ihwal kongkalikong pengurusan proyek berawal saat seorang mantan pegawai Perum Perindo mengenalkan Mujib dengan Risyanto.

Setelah perkenalan itu, Mujib dan Risyanto kemudian membicarakan kebutuhan impor.

Pada Mei 2019, Mujib dan Risyanto kembali melakukan pertemuan.

Dalam pertemuan itu, disepakati jika Mujib mendapat kuota impor ikan sebanyak 250 ton dari kuota impor Perum Perindo yang disetujui Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved