PKS Tegaskan Akan Tetap Menjadi Oposisi

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menegaskan partainya tetap menjadi partai oposisi pemerintah.

PKS Tegaskan Akan Tetap Menjadi Oposisi
Chaerul Umam/Tribunnews.com
Wakil Ketua Dewan Syuro PKS Hidayat Nur Wahid. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menegaskan partainya tetap menjadi partai oposisi pemerintah.

Hal tersebut sesuai dengan keputusan Majelis Syuro PKS.

"Belum ada keputusan yang baru. keputusannya masih yang lama, yang lama itu PKS di luar pemerintahan. selama belum ada perubahan, itu yang masih berjalan," ujar Hidayat Nur Wahid di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Menurut Hidayat, Majelis Syuro akan kembali menentukan sikap pada 2020 nanti saat terbentuk kepengurusan baru.

Baca: Festival Kreatif Terbesar di Indonesia, IdeaFest 2019 Resmi Digelar

Namun, ia memprediksi bahwa keputusan Majelis Syuro yang baru nanti akan tetap memerintahkan PKS menjadi oposisi.

"Perkiraan saya majelis syuro yang baru akan menguatkan majelis syuro yang sebelumnya," katanya.

Menurut Hidayat alasan PKS tetap opoisi sangat rasional.

Baca: Cerita Penjaga Sekolah soal Tumbuhnya Bunga Bangkai di Halaman Belakang SDN di Bekasi

PKS bukan merupakan pemenang Pemilu sehingga harus berada di luar pemerintahan.

"Kita kan bukan bukan pemenang pemilu. wajar saja di luar kabinet (pemerintahan). Kedua kan ini demokrasi perlu ada check and balances. kalau kemudian semua ada di kabinet, yang ngawal pemerintahan siapa? Bagaimana kata dunia, Indonesia dipuji demokrasi karena aman tenteram dan damai tapi itu kan perlu ada check and balances," tuturnya.

Baca: Direktur PT LIB Ungkap Alasan Mengapa Banyak Partai Liga 1 2019 yang Tertunda

Halaman
12
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved