Puan: Prabowo dan Megawati Selalu Komunikasi

Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengaku tidak mengetahui komunikasi antara Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo Subianto terkait

Puan: Prabowo dan Megawati Selalu Komunikasi
Tribunnews/JEPRIMA
Puan Maharani resmi menjadi Ketua DPR periode 2019-2024 yang ditetapkan dalam rapat paripurna perdana DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2019). Pada rapat tersebut sekaligus menentukan ketua dan wakil ketua DPR RI diantaranya Puan Maharani dari PDIP sebagai Ketua DPR RI, Azis syamsuddin dari Golkar sebagai Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco dari Gerindra sebagai Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel dari NasDem sebagai Wakil Ketua DPR RI, A Muhaimin Iskandar dari PKB sebagai Wakil Ketua DPR RI. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengaku tidak mengetahui komunikasi antara Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo Subianto terkait Calon Ketua MPR pada Rabu (3/10/2019). Yang pasti menurut Puan, keduanya selalu menjalin komunikasi.

"Saya enggak tahu ada pertemuan atau tidak tapi yang pasti bahwa silaturahmi dan komunikasi antara ibu Mega dan pak Prabowo selalu dilakukan," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, (4/10/2019).

Puan juga tidak mengetahui apakah komunikasi antara Prabowo dan Megawati dilakukan secara jarak jauh atau pertemuan 4 mata. Termasuk apakah komunikasi tersebut terkait dengan masuknya Gerindra ke dalam kabinet pemerintahan periode mendatang atau tidak.

"Oh (kabinet) itu tanya presiden dong, itu prerogatif presiden," katanya.

Baca: Kualifikasi Piala Dunia 2022 - Laga Indonesia Menjamu Vietnam Resmi Digelar di Bali

Baca: Orang Gila Ini Membuat Ribuan Netizen Berubah Hormat saat Mulai Lantunkan Ayat Alquran, Video Viral

Baca: Menteri Basuki Hadimuljono Bikin Program NCICD untuk Persiapan Hadapi Banjir Jakarta, Ini Lokasinya

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani mengatakan bahwa Ketua Umumnya, Prabowo Subianto sempat berkonsultasi dengan Megawati terkait perebutan kursi Ketua MPR antara Gerindra dan Golkar. Dari hasil konsultasi tersebut, Gerindra setuju kursi Ketua MPR diambil Golkar.

"Prabowo menyampaikan kepada Ibu tentang perlunya keseimbangan politik nasional karena itu pak Prabowo meminta ibu Mega kalau memungkinkan PDIP mau memberikan support dan dukungan kepada kader Gerindra menjadi ketua MPR, nah diskusi pak Prabowo dan ibu Mega itu," kata Muzani usai sidang Paripurna MPR, Kamis, (3/10/2019).

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved