Kepala LIPI Bujuk Akademisi Indonesia di Luar Negeri Termasuk Jepang Agar Kembali ke Tanah Air

Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko kini sedang serius menarik banyak akademisi Indonesia yang bertebaran di luar negeri untuk kembali ke Indonesia.

Kepala LIPI Bujuk Akademisi Indonesia di Luar Negeri Termasuk Jepang Agar Kembali ke Tanah Air
Tribunnews.com/Rina Ayu
Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Laksana Tri Handoko, yang ditemui di Kantor Wapres RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2019). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko kini sedang serius menarik banyak akademisi Indonesia yang bertebaran di luar negeri untuk kembali ke Indonesia termasuk yang ada di Jepang.

"Kita berusaha membujuk yang sudah telanjur memiliki posisi akademisi di luar negeri, terutama yang masih kontrak (postdoc, posisi akademisi lain), untuk mau kembali ke Indonesia," kata Laksana Tri Handoko kepada Tribunnews.com, Sabtu (5/10/2019).

Kepala LIPI Laksana Tri Handoko kini sedang berada di Osaka Jepang juga menyiapkan berbagai skema.

"Kita siapkan skema double affiliation, sehingga masih bisa tandem sembari menyelesaikan kontrak," tambahnya.

Oleh karena itu LIPI menurutnya sangat membutuhkan pakar di berbagai bidang.

Baca: Prajurit TNI Prada Gilang Al Fajar Alami Kebutaan Usai Terpapar Debu Erupsi Gunung Sinabung

Baca: Pelaku dan Korban Prostitusi di Manado Masih di Bawah Umur, Polisi Temukan Alat Kontrasepsi

"Saat ini ada 120 formasi di LIPI tahun ini yang disiapkan, dibuat terbuka untuk semua bidang keilmuan," kata Laksana.

Hal tersebut menurutnya menjadi solusi fundamental riset di Indonesia.

"Hal ini terutama untuk menjadi solusi masalah fundamental riset di Indonesia, yaitu critical mass yang sangat rendah khususnya untuk SDM di mayoritas bidang riset," kata dia.

Kepala LIPI juga akan berkunjung ke berbagai tempat di Jepang untuk mempelajari lebih lanjut berbagai penelitian yang dilakukan saat ini di Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved