Sido Muncul Gelar Seminar ke-45 Herbal di Universitas Mataram

"Dalam pengawasan obat tradisional, para produsen harus memiliki 11 aspek dalam pembuatan obat tradisional," katanya

Sido Muncul Gelar Seminar ke-45 Herbal di Universitas Mataram
Tribunnews.com/Hari Darmawan
Seminar pemanfaatan obat herbal, yang diselenggarakan Sido Muncul, di Universitas Mataram, Lombok. Sabtu (5/10/2019) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, MATARAM - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk menggelar seminar herbal ke-45 di Universtias Mataram, Lombok, pada Sabtu (5/10/2019) di Scientic Lecture Hall Universitas Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Seminar yang bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), dan Fakultas Kedokteran Universits Mataram ini, membahas mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang herbal.

Baca: Pemkab Majalengka Siap Jemput Warganya yang Jadi Korban Kerusuhan di Wamena

Pada acara ini dihadiri pula, Dra. Rr. Mayagustina Andarini, Apt., M.Sc, Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Supelemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM RI, yang membahas mengenai kebijakan pengawasan obat tradisional Indonesia.

"Dalam pengawasan obat tradisional, para produsen harus memiliki 11 aspek dalam pembuatan obat tradisional, di antarnya kebersihan pada saar produksi dan perlengkapan produksi yang layak," ujar Mayagustina Andriani.

Ia menambahkan, dalam hal ini Sido Muncul sudah memenuhi semua aspek yang diharuskan, seperti tempat produksi, gudang, dan pengemasan tidak berada dalam satu ruangan.

Namun, aspek yang sudah terpenuhi harus dipertahankan dalan memproduksi obar tradisional ini, karena badan pengawas obat dan makanan (BPOM) akan melalukan inspeksi.

Bila aspek yang terpenuhi tidak dijaga, maka bisa saja izinnya bisa dicabut.

Seminar yang dilakukan Sido Muncul sudah diselengarakan sejak 2007, dan sudah diadakan pada 23 kota besar, di antaranya Jakarta, Palembang, Solo, Makasar, Surabaya, dan Bali.

Research and Development Manager PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Wahyu Widayani mengatakan, dengan adanya seminar yang diselenggarakan Sido Muncul diharapkan akan mendorong kemajuan industri obat tradisional, dan melakukan penelitian ilmiah mengenai tanaman obat.

"Sido Muncul juga memproduksi obat modern, yang memberikan produk jamu, atau obat tradisional," ujar Wahyu Widayani.

Baca: Amanat Presiden Jokowi di Upacara Peringatan HUT ke-74 TNI, Minta Prajurit Tak Terjebak Ego Matra

Ia melanjutkan, hal ini untuk memberikan produk obat tradisional bagi milenial yang kurang menyukai jamu yang berbau, dan berampas di zaman sekarang, dengan melakukan ekstraksi jamu ke dalam kapsul.

Dengan begitu, dalam mengkonsumsi obat-obatan tradisional atau jamu, dapat lebih praktis dan tidak memberikan aroma bau, ataupun ampas yang terminum.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved