Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Kembali Panggil Politisi Golkar Mekeng

Di pemanggilan Melchias Marcus Mekeng KPK mengagendakan pemeriksaan untuk tersangka Samin Tan.

Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Kembali Panggil Politisi Golkar Mekeng
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Fraksi Golkar di DPR Melchias Marcus Mekeng berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Senin (24/6/2019). Mekeng diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Markus Nari dalam kasus dugaan korupsi proyek KTP elektronik. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta politisi Partai Golkar, Melchias Marcus Mekeng bersikap kooperatif,  memenuhi panggilan pemeriksaan terkait kasus dugaan suap pengurusan terminasi kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (PT AKT).

Di pemanggilan Melchias Marcus Mekeng KPK mengagendakan pemeriksaan untuk tersangka Samin Tan.

"Selasa, 8 Oktober 2019 akan dilakukan pemanggilan terhadap Mekeng sebagai saksi untuk tersangka SMT (Samin Tan). Jadi, KPK berharap Mekeng bisa datang dan menyampaikan apa adanya, apa yang ia ketahui soal kontrak karya ini," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (8/10/2019).

Pemanggilan ini merupakan penjadwalan ulang setelah sebelumnya Mekeng selalu mangkir.

Pada dua kali panggilan, Mekeng sedang berada di luar negeri untuk menjalankan tugas dinas.

Sementara satu panggilan lain yang tidak ia penuhi lantaran berobat.

"Sampai Senin malam, saya cek ke tim penyidik belum ada pemberitahuan yang bersangkutan tidak datang besok. Jadi, kami berharap besok pemeriksaan bisa dilakukan," ujar Febri.

KPK telah mencegah Ketua Fraksi Golkar Melchias Marcus Mekeng untuk bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan terhitung sejak Selasa 10 September 2019. 

Baca: Bupatinya Ditangkap KPK, Warga Lampung Utara Syukuran Potong Kambing di Halaman Pemda

Pencegahan diajukan guna kepentingan penyidikan kasus dugaan suap pengurusan terminasi kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT).

Baca: Naik Motor, Turis Perancis Nyelonong Masuk Tol Malang-Pandaan Setelah Ikuti Panduan Google Map

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved