Menkominfo Sayangkan Masyarakat Tidak Kompak Jadi Buzzer Pro Pemerintah Soal Isu di Luar Negeri

Rudiantara Rudiantara menyangakan sikap masyarakat Indonesia yang tidak kompak untuk menjadi buzzer pro pemerintah tentang isu di luar Negeri.

Menkominfo Sayangkan Masyarakat Tidak Kompak Jadi Buzzer Pro Pemerintah Soal Isu di Luar Negeri
Tribunnews.com/Fitri Wulandari
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara saat ditemui di Wisma Antara, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019). 

Menkominfo Sayangkan Masyarakat Tidak Kompak Jadi Buzzer Pro Pemerintah Soal Isu di Luar Negeri

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyangakan sikap masyarakat Indonesia yang tidak kompak untuk menjadi buzzer pro pemerintah tentang isu di luar Negeri.

Hal tersebut dikatakan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara ketika menjadi narasumber di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) dengan topik 'Siapa yang Bermain Buzzer' yang disiarkan live dalam saluran YouTube ILC tvOne, Selasa (8/10/2019).

Rudiantara mengatakan, menjadi buzzer, influencer ataupun endorsment bukanlah suatu hal yang dilarang.

"Tidak ada larangan menjadi istilahnya Buzzer atau Influencer atau endorsment," kata Rudiantara.

Menurutnya, yang dilarang ialah penyebaran konten yang melanggar oleh Undang-Undang ITE.

Baca: Polisi Bakal Gandeng Kemenkominfo Untuk Tertibkan Buzzer di Media Sosial

Lebih lanjut, Ia menuturkan, Kemkominfo akan menindak siapapun termasuk buzzer atupun masyarakat biasa jika membuat konten yang melanggar UU ITE.

"Kami tidak melihat itu buzzer atau tidak, selama melanggar undang-undang akan kita lakukan tindakan," jelas Menkominfo.

Disisi lain, Rudiantara menyayangkan sikap masyarakat Indonesia yang tidak kompak untuk menjadi buzzer yang pro terhadap pemerintahtentang isu di luar negeri.

"Kenapa kita tidak kompak menjadi pemerintah terhadap isu karhutla, kenapa kita tidak kompak menjadi buzzer untuk isu papua" tutur Rudiantara.

Halaman
123
Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved