Polisi Konfrontasi Munarman Dengan Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng

Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengkonfrontir pernyataan Sekretaris Umum FPI, Munarman, dengan pengurus DKM Al Falah, Supriyadi.

Polisi Konfrontasi Munarman Dengan Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng
Tribunnews.com/ Rizal Bomantama
Munarman, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2019). 

Azis mengungkapkan percakapan Whatsapp tersebut baru terjadi dua hari setelah kejadian di Masjid Al-Falah.

"Itu isi Whatsapp dua hari setelah kejadian tanggal 30 yang terkait dengan Ninoy, agak jauh sebenarnya subtansinya," ungkap Aziz.

Aziz mengungkapkan pemeriksaan terhadap Munarman telah selesai sejak Magrib atau sekitar pukul 18.00 WIB.

Munarman sendiri diketahui tiba di Gedung Resmob Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sekitar pukul 11.20 WIB.

Baca: Cristiano Ronaldo Sebenarnya Diharapkan Lionel Messi Bertahan di Real Madrid

Azis menyampaikan Munarman juga telah menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Namun, sampai saat ini Munarman masih belum keluar dari ruang pemeriksaan lantaran keterangan yang disampaikan bakal dikonfrontasi.

Seperti diketahui, Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menetapkan 13 tersangka terkait penganiayaan dan penculikan pegiat media sosial, Ninoy Karundeng.

Baca: KPK Telisik Kongkalikong 14 Proyek Fiktif PT Waskita Karya

Mereka adalah AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, dan R. Dua orang lainnya adalah Sekjen PA 212, Bernard Abdul Jabbar dan pria berinisial F.

Sebelumnya, video diduga diculiknya Ninoy Karundeng berdurasi 2 menit 42 detik beredar di media sosial.

Ninoy dalam video tersebut nampak menjawab pertanyaan yang diajukan seorang pria.

Halaman
1234
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved