Polisi Tetapkan MN Sebagai Tersangka Kasus Kepemilikan Bom Molotov

Ia mengatakan, MN, adalah seorang anggota inti yang sangat aktif dalam perkumpulan bernama Majelis Kebangsaan Pancasila Jiwa Nusantara.

Polisi Tetapkan MN Sebagai Tersangka Kasus Kepemilikan Bom Molotov
Tribunnews.com/VINCENTIUS JYESTHA
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepolisian menetapkan satu orang tersangka lagi berinisial MN dalam kasus dugaan kepemilikan bom molotov dan perencanaan aksi pemboman di sejumlah titik di Jakarta setelah sebelumnya menetapkan dosen IPB non aktif Abdul Basith sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Asep Adi Saputra mengatakan, MN, yang bekerja sebagai wiraswasta tersebut diduga menginisiasi secara aktif sejumlah pertemuan untuk merencanakan aksi pemboman di sejumlah titik di Jakarta tersebut.

Ia mengatakan, MN, adalah seorang anggota inti yang sangat aktif dalam perkumpulan bernama Majelis Kebangsaan Pancasila Jiwa Nusantara.

Baca: 3 Pegawai AirAsia Kepergok Hendak Masukkan 17 Ribu Bibit Lobster ke Pesawat, Ini Ancaman Hukumannya

Baca: 4.000 Personel Satgas Penanganan Sampah Disiagakan Pemprov DKI Untuk Hadapi Musim Hujan

Baca: Ramalan Zodiak Cinta untuk yang Berpasangan Kamis 10 Oktober 2019, Gemini Jangan Bohong!

"Penanganan kasus oknum dosen yang berinisial AB, hari ini penyidik Polda Metro Jaya sudah menetapkan satu orang lagi tersangka dengan inisial MN. Yang bersangkutan ini dipersangkakan dalam hal yang sama. Pasal 169 KUHP, berkumpul untuk merencanakan tindakan kejahatan dan terkait dengan Undang-Unsang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan bahan peledak," kata Asep di kantor Divhumas Mabes Polri Jakarta Selatan pada Rabu (9/10/2019).

Asep mengatakan MN, pihaknya belum menemukan indikasi adanya keterkaitan kelompok tersebut dengan kelompom jaringan teroris.

"Sementara kita dalami dalam sebuah koridor yang kita persangkakan," kata Asep.

Ia mengatakan, sejauh ini Kepolisian telah menetapkan sepuluh tersangka termasuk MN dalam kasus tersebut.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved