Susi Pudjiastuti: Saya Berdoa Presiden Tidak Revisi Perpres Nomor 44

"Saya berdoa Presiden tidak merevisi Peraturan Presiden nomor 44. Karena itu bentuk komitmen beliau menjaga sumber daya untuk Indonesia," katanya

Susi Pudjiastuti: Saya Berdoa Presiden Tidak Revisi Perpres Nomor 44
TRIBUNNEWS.COM/THERESIA
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat menghadiri konferensi pers 

Kepada wartawan, Susi menjelaskan, kapal-kapal yang ditenggelamkan itu sudah melalui keputusan hukum pengadilan atau inkraht.

Dia mengatakan, total kapal pencuri ikan yang ditenggelamkan selama dua hari ini sebanyak 40 unit.

Sebanyak 21 di antaranya ditenggelamkan di perairan sekitar Pontianak.

Sebenarnya, kata Susi Pudjiastuti, masih ada sekitar 50 kapal asing yang harus dimusnahkan.

Namun mereka melakukan kasasi dengan menyewa pengacara agar kapal-kapalnya tak dimusnahkan.

"Saya berharap kasasinya ditolak. Sebab, kalau tidak, kapal-kapal itu setelah disita akan dibeli kembali, lalu mereka mencuri ikan lagi. Nanti kita yang repot," kata Susi Pudjiastuti.

Susi Pudjiastuti mengatakan, selama dirinya menjadi menteri KKP, sekitar 556 kapal pencuri ikan sudah dimusnahkan.

"Total aset negara yang diselamatkan sangat banyak," katanya.

Baca: Puan Tanggapi Rumor Gerindra Gabung ke Pemerintah: Presiden Belum Ajak Ngomong

Untuk mencegah pencurian ikan dan demi menegakkan kedalutan laut, Susi Pudjiastuti mengatakan, Indonesia akan membangun basis militer di sejumlah lokasi.

Salah satunya di Natuna yang akan diintegrasikan dengan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu.

Halaman
1234
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved