WNI Pembawa Sabu Senilai Rp 14 Miliar Mengaku Datang ke Filipina Untuk Jajaki Bisnis Kuliner

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila, memberikan pendampingan kepada perempuan WNI berinisial AA (40).

WNI Pembawa Sabu Senilai Rp 14 Miliar Mengaku Datang ke Filipina Untuk Jajaki Bisnis Kuliner
AP via VOA
Agnes Alexandra (kanan) duduk di dekat delapan kilogram obat terlarang metamfetamin hidroklorida lokal (shabu) yang disita darinya dalam penerbangan dari Siem Reap, Kamboja, Senin, 7 Oktober 2019 di Bandara Internasional Ninoy Aquino, Manila, Filipina. 

Ia menjelaskan AA ditangkap seorang diri dalam kasus ini. Untuk ke depan, Asep mengatakan pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) akan yang bersinggungan langsung dengan otoritas Filipina

Meski demikian, mantan Kapolres Bekasi Kota itu mengatakan Polri akan saling bertukar informasi dengan kepolisian Filipina untuk menelusuri jaringan AA di kedua negara. 

"Kita akan bekerja sama saling tukar informasi. Yang terdepan yang konfirmasi adalah Kemenlu. Terkait kerja sama P to P, akan bertukar informasi apakah jaringan itu, apakah ada kaitan dengan jaringan di Indonesia," tandasnya.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved