Bom Milik Dosen IPB Rencananya Diledakkan di Pusat Perbelanjaan, Ingin Batalkan Pelantikan Jokowi

Tujuannya yang ingin dicapai sang dosen IPB (non aktif) adalah menciptakan kerusuhan guna menggagalkan pelantikan Jokowi sebagai Presiden RI.

Bom Milik Dosen IPB Rencananya Diledakkan di Pusat Perbelanjaan, Ingin Batalkan Pelantikan Jokowi
Tribunnews.com/Fransiskus
Pasangan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin terlihat menebar senyum saat tiba di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Minggu (30/6/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Polisi menyebut puluhan bom ikan milik dosen (nonaktif) Institut Pertanian Bogor (IPB) Abdul Basith hendak diledakkan bersamaan Aksi Mujahid 212 di Jakarta, 28 September lalu.

Tujuannya menciptakan kerusuhan guna menggagalkan pelantikan Jokowi sebagai Presiden RI.

Hal ini disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto, saat dihubungi, Rabu (9/10/2019).

Suyudi mengungkapkan, Abdul Basith bersama kelompoknya berencana melemparkan bom-bom berisi paku buatan anggotanya di beberapa tempat pusat perbelanjaan dan bisnis di wilayah Grogol sampai dengan Roxy, Jakarta Pusat.

"Jadi target utama tujuan mereka adalah membatalkan pelantikan Jokowi sebagai presiden. Mereka berencana meledakkan bom ikan berisi paku yang disiapkan di sepanjang wilayah Grogol sampai dengan Roxy," kata Suyudi.

Diketahui, kawasan Grogol menjadi salah satu titik awal kerusuhan yang terjadi pada 13 Mei 1998 silam.

Halaman Berikutnya di tribunkaltim.co, klik di sini >>>>>>>>>>>>>>>>>

Editor: ade mayasanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved