Kasus Makar

Habil Marati: Beban Moral Memakai Rompi Tahanan

Menurut dia, memakai rompi tahanan tersebut membuat dirinya merasa terbebani secara psikis.

Habil Marati: Beban Moral Memakai Rompi Tahanan
Glery Lazuardi/Tribunnews.com
Habil Marati 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa kasus dugaan perencanaan pembunuhan tokoh nasional, Habil Marati, merasa keberatan memakai rompi tahanan berwarna oranye di persidangan.

Menurut dia, memakai rompi tahanan tersebut membuat dirinya merasa terbebani secara psikis.

Hal ini disampaikan politisi PPP itu saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, pada Kamis (10/10/2019).

"Apakah saudara dalam keadaan sehat?" tanya Haryono, selaku ketua majelis hakim kepada Habil Marati.

"Secara fisik alhamdulillah sehat. Psikologi saya beban memakai baju ini. Saya tidak perlu pakai baju ini. Ini beban moral," kata Habil Marati menjawab pertanyaan hakim.

Baca: Sesaat Usai Ditusuk, Ada Perempuan yang Berusaha Serang Wiranto

Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Agung menegaskan terdakwa memakai rompi tahanan merupakan standar operasional prosedur (SOP) yang sudah ditetapkan.

"Sesuai protap kami dari Kejaksaan Agung. Terdakwa untuk sidang mulai dari lembaga pemasyarakatan sampai pengadilan. Waktu sidang harus sesuai SOP memakai rompi," kata JPU.

Namun, hakim mempertanyakan mengapa Habil Marati baru memakai rompi tahanan di persidangan ini. Sementara itu, di persidangan sebelumnya tidak memakai rompi pada saat dihadirkan di kursi pesakitan.

"Kenapa baru sekarang?" tanya Haryono.

Akhirnya, majelis hakim menunda persidangan sekitar 10 menit. Majelis hakim menggelar diskusi singkat untuk menentukan apakah Habil Marati memakai rompi tahanan pada saat dihadirkan ke persidangan.

Majelis hakim memutuskan Habil Marati melepas rompi tahanan selama berada di persidangan. Habil membuka rompi tahanan itu, lalu, dia menyerahkan kepada JPU pada Kejaksaan Agung.

"Setelah musyawarah, karena selama ini juga terdakwa tidak mengenakan rompi. (terdakwa,-red) merasa tertekan psikis, untuk kali ini kita lepas dulu," kata Haryono.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved