Pelantikan Jokowi & Maruf Amin

Jelang Pelantikan Jokowi, Kapolda DIY Yakin Tak Ada Eskalasi Massa

Alasannya, Dofiri mengatakan pihaknya kerap mengedepankan dialog untuk menghadapi aksi unjuk rasa mahasiswa yang berlangsung beberapa saat lalu.

Jelang Pelantikan Jokowi, Kapolda DIY Yakin Tak Ada Eskalasi Massa
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha 

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Irjen Pol Ahmad Dofiri meyakini tak akan ada eskalasi massa jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Jokowi-Ma'ruf Amin, pada 20 Oktober mendatang. 

Alasannya, Dofiri mengatakan pihaknya kerap mengedepankan dialog untuk menghadapi aksi unjuk rasa mahasiswa yang berlangsung beberapa saat lalu. 

"Yogya ini kan kota pendidikan, kota budaya, kemudian juga pelajar mahasiswanya banyak, sehingga kita berharap masyarakat Yogya bagaimana juga kulit tampilan dari mahasiswa dalam melakukan kegiatan seperti unjuk rasa misalnya untuk dewasa mengedepankan intelektual ada dialog," ujar Dofiri, di Mapolda DIY, Yogyakarta, Kamis (10/10/2019).

Baca: Sering Lupa Jadi Gejala, Mungkinkan Autoimun yang Diderita Ashanty Serang Kinerja Otak?

Baca: TRIBUNNEWSWIKI - Mengenal Sosok Emil Salim, Profesor yang Dituding Arteria Dahlan Sesat

Baca: Wisuda Bareng Pacar, Intip Deretan Potret Kaesang Pangarep Putra Jokowi & Felicia Tissue, Sweet!

Tak hanya dialog, kepolisian Kota Gudeg juga melakukan pendekatan kekeluargaan kepada pihak rektorat dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di tiap-tiap universitas. 

Menurutnya, hal itu dinilai cukup efektif untuk mencegah aksi-aksi unjuk rasa yang berujung tindak anarkisme. Buktinya aksi di Yogyakarta berlangsung secara damai, tak seperti di Ibukota. 

"Alhamdulillah semua bisa terkendali dengan baik. Misalnya ada rekan-rekan pengunjuk rasa yang terindikasi ingin melalukan hal yang tidak diinginkan bersama, seperti membawa barang-barang yang mencurigakan, yang melakukan pencegahan itu di antara mereka sendiri jadi bukan kita," tandas jenderal bintang dua itu.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved