Menkopolhukam Wiranto Diserang

Jokowi: Wiranto Dalam Kondisi Sadar, Tapi Dalam Proses Untuk Operasi

Jokowi melihat Wiranto dalam kondisi sadar setelah mengalami penusukan oleh orang yang diduga terpapar paham radikal.

Jokowi: Wiranto Dalam Kondisi Sadar, Tapi Dalam Proses Untuk Operasi
Tribunnews.com/ Seno Tri Sulistiyono
Presiden Jokowi di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (10/10/10). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekitar 20 menit Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjenguk Menkopolhukam Wiranto yang dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (10/10/10).

Saat menjenguk Wiranto, Jokowi melihat mantan Panglima ABRI itu dalam kondisi sadar setelah mengalami penusukan oleh orang yang diduga terpapar paham radikal.

"Pak Wiranto masih pada kondisi sadar tapi dalam proses dioperasi," ujar Jokowi.

Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang, tiba di RSPD sekitar pukul 16.00 WIB ditemani Menteri Sekretaris Negara Pratikno, mengaku langsung mendapatkan infomasi ketika terjadi peristiwa penusukan terhadap Wiranto.

Baca: Jadi Korban Penusukan di Banten, Wiranto Pernah Jadi Sasaran Pembunuhan dengan Luhut dan 2 Tokoh

Baca: Bamsoet: Kita Sepakat Mendalami dan Mengkaji Soal Amandemen

Baca: Pemilik Kos di Badung Bali Dilarang Terima Turis Asing

"Hanya beberapa menit setelah kejadian penusukan dengan pisau. Saya langsung dapat laporan dan saya perintahkan yang ada dilapangan untuk segera dibawa dengan heli menuju RSPAD," kata Jokowi.

Jokowi pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan kesembuhan Wiranto agar dapat beraktivitas kembali.

"Saya mohon doa restu seluruh masyarakat agar beliau segera diberikan kesembuhan serta kembali pulih," katanya.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) menjadi korban penusukan di Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).

Wiranto mengalami dua luka tusuk di tubuh bagian depan.

Halaman
123
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved