Menkopolhukam Wiranto Diserang

Kepala RSPAD Sebut Operasi Untuk Luka Tusuk Wiranto Memakan Waktu 2,5 Jam

Wiranto harus menjalani operasi akibat luka tusuk yang dialaminya karena diserang sepasang suami istri di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019) siang

Kepala RSPAD Sebut Operasi Untuk Luka Tusuk Wiranto Memakan Waktu 2,5 Jam
TRIBUN/DANY PERMANA
Kepala RSPAD Mayjen TNI Terawan Agus Putranto. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala RSPAD dr Terawan Agus Putranto mengatakan Menkopolhukam Wiranto harus menjalani operasi akibat luka tusuk yang dialaminya karena diserang sepasang suami istri di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019) siang.

Terawan menjelaskan operasi terhadap Wiranto akan memakan waktu sekitar 2,5 jam.

“Kira-kira operasi memakan waktu 2,5 jam,” ujar Terawan di RSPAD usai menemani Wakil Presiden Jusuf Kalla menjenguk Wiranto.

Baca: Punya Potensi Besar, Mental Juara Fabio Quartararo Masih Perlu Diperbaiki

Baca: Ngambek Tak Bisa Jawab Pertanyaan dalam Bahasa Inggris, Meldi: Enggak Bisa Deh kalau Aku Diginiin

Ia pun enggan memberikan keterangan lebih lanjut sebelum operasinya selesai.

“Nanti saja ya, ini kan operasinya masih berjalan,” kata Terawan.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) menjadi korban penusukan di Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).

Wiranto mengalami dua luka tusuk di tubuh bagian depan.

Bukan hanya Wiranto yang menjadi korban, Kapolsek Menes, Kompol Dariyanto yang melakukan pengamanan juga mengalami luka tusuk di bagian punggung.

Baca: Gisella Anastasia Cerita Awal Ketemu Wijin, Katakan Hal yang Tak Bisa Diganggu Gugat oleh Sang Pacar

Kemudian, ajudan Wiranto, Fuad, juga mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kiri atas.

Halaman
123
Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved