KPK Sebut Arteria Dahlan Tidak Bisa Bedakan Barang Sitaan dan Barang Rampasan

KPK menyebut Politikus PDIP Arteria Dahlan tidak bisa membedakan barang sitaan dan barang rampasan

KPK Sebut Arteria Dahlan Tidak Bisa Bedakan Barang Sitaan dan Barang Rampasan
KOMPAS.COM/Ardito Ramadhan D
Juru Bicara KPK Febri Diansyah 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Politikus PDIP Arteria Dahlan tidak bisa membedakan barang sitaan dan barang rampasan.

Sebelumnya, dalam acara talkshow Mata Najwa yang tayang pada Rabu (9/10/2019), Arteria menuding bahwa ada emas batangan sitaan KPK yang tidak masuk ke kas negara.

Baca: Mendapat Banyak Kritik Soal Transparansi Anggaran, Ini Penjelasan Bappeda DKI

"Terdapat kekeliruan pemahaman ketika disampaikan bahwa ada barang sitaan yang tidak dimasukan ke kas Negara. Pernyataan ini kami duga berangkat dari ketidakmampuan membedakan antara barang rampasan dengan barang sitaan," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (10/10/2019).

Febri menjelaskan, KPK memang pernah menyita emas batangan seberat 1 kilogram dalam penyidikan korupsi pembangunan Pasar Besar Kota Madiun tahun 2009-2012 dengan terpidana Walikota Madiun, Bambang Irianto.

Penyitaan itu pun telah diinformasikan ke publik lewat media pada 2017.

Namun dalam sidang putusan, majelis hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Surabaya memerintahkan barang sitaan tersebut dikembalikan kepada terpidana.

Karenanya KPK wajib melaksanakan putusan tersebut dan mengembalikannya pada 9 Juli 2018.

"Justru salah jika KPK melakukan tindakan yang bertentangan dengan Putusan pengadilan tersebut," ujar Febri.

Kejadian berbeda terjadi pada kasus suap terkait usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan Tahun Anggaran 2018 dengan tersangka PNS Kementerian Keuangan Yaya Purnomo.

Halaman
1234
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved