‎Mendikbud Bakal Selesaikan "Proyek Buku" Tahun Ini

Proyek buku yang tidak kunjung selesai membuat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Muhadjir Effendi geram.

‎Mendikbud Bakal Selesaikan
Tribunnews.com/Mafani Fidesya Hutauruk
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Proyek buku yang tidak kunjung selesai membuat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Muhadjir Effendi geram.

Untuk itu, Muhadjir menyatakan bakal menuntaskan proyek buku yang selama ini cenderung di pelihara tidak ada habisnya.

"Jadi kita akan mengurangi ketergantungan kita terhadap mata pelajaran serba kertas. Problem ini tidak pernah selesai, soal buku. Mulai penerbit sampai pabrik kertas," ujarnya, Rabu (9/10/2019) di kantornya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta Selatan.

"Ada kecenderungan biar jadi masalah terus, biar ada proyeknya. Ini akan kami habisi. UNBK bisa selesaikan UN yang penuh ketidakjujuran. Ini selesai, baru proyek buku kita selesaikan," tambah Muhadjir.

Baca: ‎Mendikbud : Nyanyi Indonesia Raya 3 Stanza Protes, Karaoke Berjam-jam Bisa

Lebih lanjut, Muhadjir mengaku baru saja pulang dari Natuna melaunching program digitalisasi sekolah.

Nantinya bakal ada 36 ribu sekolah yang proses belajar mengajarnya menggunakan digital.

Untuk mendukung itu, kementeriannya sudah menyediakan platform bahan-bahan mata pelajaran yang bisa diunduh langsung baik oleh murid, guru hingga orangtua.

"Jadi bahan-bahan ajar tidak harus melalui buku tapi bisa diambil di platform digital.‎ Kami sudah bagikan 1.700.00 ribu gadget untuk siswa dimulai dari wilayah pinggitan. Dimohon sekolah mandiri bisa memanfaatkan. Jadi kita tidak bergantung pada buku mata pelajaran," tuturnya.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved