Soal Aksi Petani di Depan Istana, Jokowi: Bukan Demo, tapi Ucapan Terima Kasih

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima perwakilan Masyarakat Perhutanan Sosial di Istana Negara, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Soal Aksi Petani di Depan Istana, Jokowi: Bukan Demo, tapi Ucapan Terima Kasih
Tribun Jakarta
Massa aksi petani sedang berkumpul di sekitaran Patung Kuda, Monas, Jakarta pusat, Kamis (10/10/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima perwakilan Masyarakat Perhutanan Sosial di Istana Negara, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Sebelum mendengarkan masukan dari para petani dari berbagai daerah, Jokowi terlebih dahulu bertanya terkait aksi demo yang dilakukan di depan istana.

Presiden Jokowi menyampaikan ucapan belasungkawa kepada 2 mahasiswa yang tewas dalam aksi demo di Sulawesi Tenggara.
Presiden Jokowi . (facebook presiden joko widodo)

Saat pertemuan ini berlangsung, terdapat ratusan petani dari Gerakan Masyarakat Perhutanan Sosial Indonesia (GMPSI) melakukan aksi turun ke jalan di sekitar Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

"Ini yang hadir di sini itu termasuk bagian yang demo di depan itu?" tanya Jokowi.

"Iya," jawab secara serentak dari para petani yang hadir.

Jokowi mengaku, tidak mengetahui terdapat aksi demo di sekitaran Istana pada hari ini.

"Pagi-pagi tadi mau masuk Istana, kok polisi banyak sekali, bukan demo ya?" tanya Jokowi kembali.

"Bukan," jawab para petani.

Baca: VIDEO Najwa Shihab Semprot Arteria Dahlan Saat Break Iklan: Tidak Semua Orang Bisa Dibayar!

Baca: Akhir Masa Jabatan, Menteri Susi Tuntaskan Janji Presiden Jokowi

"Dipikir demo, ternyata ucapan terima kasih, itu bedanya jauh itu," kata Jokowi yang disambut tepuk tangan.

Diketahui, jalanan menuju ke kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta ditutup sementara sebagai imbas adanya aksi demonstrasi yang digelar Gerakan Masyarakat Perhutanan Sosial di Patung Kuda, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Polisi terpaksa menutup ruas jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Utara, dan Veteran.

Kapolsek Metro Gambir Kompol Wiraga Dimas Tama mengatakan, sebanyak dua ribu personel diterjunkan mengawal jalannya aksi demonstrasi dari elemen petani itu.

"Personel kami tempatkan di titik aksi. Mengingat jumlahnya yang mencapai 5 ribuan," kata Wiraga.

Wiraga mengatakan, penutupan jalan dilakukan sementara sampai jam siang.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved