Menkopolhukam Wiranto Diserang

Tak Ada Alat Masak di Rumah Kontrakan Tempat Tinggal Pelaku Penusukan Menkopolhukam Wiranto

Rumah pelaku penusukan Menkopolhukam Wiranto itu, kini sudah dipasang dipasang garis kuning oleh pihak kepolisian.

Tak Ada Alat Masak di Rumah Kontrakan Tempat Tinggal Pelaku Penusukan Menkopolhukam Wiranto
Tribunnews.com/Dennis Destryawan
Suasana kontrakan pasangan suami istri pelaku penusukan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, yakni Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31), Fitri Andriana (21), di RT 004, RW 001, Kampung Sawah Gang Kenari, Desa Menes, Kecamatan Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019) malam. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, BANTEN - Rumah kontrakan tempat tinggal Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31), dan istrinya, Fitri Andriana (21), berada di di RT 004, RW 001, Gang Kenari, Kampung Sawah, Desa Menes, Kecamatan Menes.

Rumah pelaku penusukan Menkopolhukam Wiranto itu, kini sudah dipasang dipasang garis kuning oleh pihak kepolisian.

Hanya ada tiga ruang di kontrakan mereka. Satu ruang untuk berkumpul keluarga, satu kamar tidur, satu kamar mandi.

Dapur mereka berdua tak dilengkapi alat masak. Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Network, kedua pasangan ini, kerap membeli makan dari luar.

Baca: Cerita Teman Pelaku Penusukan Menkopolhukam Wiranto, SA Dulu Frustasi Sundut Api Rokok ke Keningnya

Baca: Warga Kampung Sawah Lihat Kelakuan Janggal Suami-istri Pelaku Penusukan Menkopolhukam Wiranto

Baca: Kata Wulan Guritno Soal Kabar Menkopolhukam Wiranto Diserang

Menurut Sekretaris RW 001 Kampung Sawah Yadi Suryadi, Syahril sesekali menerima paket dari luar.

"Jemput paket. Kalau kontrakannya selalu tertutup, pintunya tidak pernah dibuka," ujar Yadi di Kampung Sawah, Gang Kenari, Desa Menes, Kecamatan Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019) malam.

Pantauan di lokasi, tak hanya kontrakan milik Syahril dan Fitri yang dipasang garis polisi. Namun, sebelah kiri kontrakan mereka juga sama melintang garis polisi. Tembok kontrakan berwarna merah muda.

Baca: Temui Istri Wiranto, Bupati Pandeglang Minta Maaf

Dilihat dari kaca, barang-barang di dalam kontrakan sudah berserakan di lantai tak beraturan.

Yadi mengatakan, kontrakan itu diisi oleh seseorang yang merekomendasikan kepada Syahril untuk mengontrak di Kampung Sawah.

"(Syahril) bisa kontrak di sini atas rekomendasi dia," imbuh Yadi.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved