Rusuh di Papua

Terungkap! Cara Kerja Buzzer Hoaks yang Bikin Propaganda soal Papua, Biayanya Miliaran Rupiah

Mereka mempublikasikan video berkualitas tinggi dalam bahasa Inggris dan Indonesia, dan mempublikasikan konten dalam dua bahasa.

Terungkap! Cara Kerja Buzzer Hoaks yang Bikin Propaganda soal Papua, Biayanya Miliaran Rupiah
Hand-Out
Massa pengunjuk rasa bakar kantor Bupati Jayawijaya di Wamena, Papua, Senin (23/9/2019) pagi. Massa bertindak anarkis diduga karena informasi hoaks yang beredar di tengah masyarakat. 

Beberapa website ini diduga saling terkait, karena mereka menggunakan kode tracking yang sama dari Google Analytics.

Sejalan dengan temuan investigasi, Facebook mengumumkan penemuannya terhadap jaringan akun yang bertujuan "menyesatkan pembaca".

"Kami menghentikan aktivitas mereka karena tidak ingin layanan kami dipakai untuk memanipulasi orang lain," kata Nathaniel Gleicher, Kepala Kebijakan Keamanan Cyber Facebook dalam rilis persnya, 3 Oktober.

Facebook menutup 69 akun, 42 pages dan 34 akun Instagram. Ada satu Pages yang diikuti oleh 410 ribu akun, dan salah satu akun Instagram diikuti oleh 120 ribu akun.

Jaringan media sosial InsightID

Di website insightid.org, salah satu proyek InsightID adalah “Papua Program Development Initiative. Proyek tersebut meneliti perkembangan sosio-ekonomi Papua yang pesat dan mengeksplorasi tantangannya”.

Jaringan media sosial InsightID
Jaringan media sosial InsightID ()

InsightID diduga membayar iklan di Facebook, dan mentargetkannya ke pengguna Facebook di luar negeri. 69 akun dan 42 pages dihapus oleh Facebook.

Video diproduksi dalam bahasa Inggris dan Indonesia, dari Youtube video tersebut di-embed di website.

Strategi penyebaran konten di Twitter antara lain dilakukan dengan menuliskan cuitan dengan tagar #freewestpapua dan membuat akun yang mirip dengan akun pro-referendum.

Facebook mengumumkan telah menghapus 34 akun Instagram.

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: BBC Indonesia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved