Warsinah Senang Aspirasinya Didengar Jokowi

menuntut janji. Sekaligus, mendukung pelantikan Presiden terpilih untuk periode 2019-2024 itu.untuk periode 2019-2024 itu, 20 Oktober mendatang.

Warsinah Senang Aspirasinya Didengar Jokowi
ISTIMEWA
Warsinah 

Laporan Wartawan Magang Muhammad Alberian Reformansyah
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Sejak Kamis (10/10/2019) pagi tadi, massa aksi dari Gerakan Masyarakat Perhutanan Sosial Indonesia (GMPSI) sudah berkumpul di depan Kementrian Pariwisata, Jalan Medan Merdeka Barat.

Mereka menuntut kepada Presiden Jokowi membubarkan Perhutani, menuntut janji. Sekaligus, menyuarakan  dukungan  rencana pelantikan Presiden terpilih untuk periode 2019-2024 itu, 20 Oktober mendatang.

Baca: Sehari sebelum Alami Penusukan, Wiranto Kunjungi Wamena: Mendengarkan Langsung Keluhan Masyarakat

Massa aksi terdiri dari berbagai generasi, dari pemuda hingga lansia. Mereka berbondong-bondong mengsahuti sang orator serta memajang berbagai alat peraga demonstrasi bertuliskan "Bubarkan Perhutani".

Seperti Warsinah (50), salah seorang petani yang jauh-jauh datang dari Indramayu. Bersama yang lain, ia menuntut pembubaran Perhutani, sama seperti massa lainnya. Hanya dengan beralaskan sendal jepit, ia rela melawan teriknya matahari dan berjuang bersama kawan-kawannya di GMPSI.

"Waktu itu dia (Jokowi) minta tolong ke rakyat (untuk pilih dia),katanya mau ngasih kohir tanah selama 35 tahun. (Tapi) Sampai sekarang belum dikasih" ungkapnya ditengah sorak ramai para demonstran.

Warsinah berangkat ke Jakarta bersama tetangga-tetangganya dari Indramayu. Ia sampai di Jalan Medan Merdeka Barat sejak jam 3 pagi, dan beristirahat disana.

Baca: SBY Temui Presiden Jokowi di Istana Merdeka

"Suami saya lagi ngurus domba di Indramayu, saya mewakili kesini. Nanti kalau dia kesini nggak ada yang ngurus dombanya" jawabnya tersipu malu ketika ditanya dimana suaminya.

Baca: Kominfo Klaim Hapus 270.000 URL Hoax Saat Aksi Demonstrasi di Depan DPR

Warsinah merasa keluarganya perlu hadir dalam unjuk rasa kali ini. Sekaligus ingin aspirasinya bersama teman-temannya didengar langsung oleh presiden yang mereka pilih. Maka dari itu, ia rela menggantikan suaminya untuk berdemonstrasi.

Ketika ia duduk di trotoar Jalan Medan Merdeka Barat, sang orator mulai mengumumkan kabar baik bahwa perwakilan mereka diterima presiden di Istana Negara dan sedang merapatkan tuntutan para demonstran.

Para demonstran pun bersorak sorai gembira menyambut kabar tersebut, Warsinah pun ikut menebar senyum dan bertepuk tangan saat mendengarnya seakan segala keringat dan tenaganya membuahkan hasil.

Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved