Cerita Menteri Retno Marsudi Bagi Waktu Luang antara Keluarga dan Tugas Kenegaraan

Di tengah kesibukannya sebagai menteri luar negeri, wanita berusia 56 tahun itu tetap meluangkan waktu untuk keluarga

Cerita Menteri Retno Marsudi Bagi Waktu Luang antara Keluarga dan Tugas Kenegaraan
Tribunnews.com/Glery Lazuardi
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat wawancara khusus dengan Tim Tribun Network di Kementerian Luar Negeri, Jumat (11/10/2019) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pekerjaan sebagai seorang menteri tidak membuat Retno Marsudi melupakan keluarga.

Di tengah kesibukannya sebagai menteri luar negeri, wanita berusia 56 tahun itu tetap meluangkan waktu untuk keluarga.

Baca: Kementerian ATR/BPN Beri Penghargaan Kepada Polda Metro Jaya dan Polda Banten

Dia menceritakan pengalaman menjadi pembantu presiden di tengah kewajiban sebagai seorang istri dan ibu untuk dua orang anak.

Bagi, mantan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda di Den Haag itu, keluarga merupakan tempat untuk pulang.

"Untuk saya, keluarga itu rumah dan basis. Jadi, kalau keluarga kita aman, Insya Allah akan bekerja lebih baik tenang," kata Retno Marsudi kepada Tim Tribun Network ditemui di Kementerian Luar Negeri, Jumat (11/9/2019).

Retno Marsudi menikah dengan Agus Marsudi.

Pasangan suami-istri tersebut dikaruniai dua orang anak, yaitu Dyota Marsudi dan Bagas Marsudi.

Sejak menikah, dia mengaku sudah mempunyai komitmen dengan suaminya untuk membagi tugas.

Dia menegaskan perlu adanya kerjasama dari kedua belah pihak untuk membangun keluarga.

"Jadi quality time. Dari awal memang kita berkeluarga dengan profesi masing-masing. Suami arsitek, saya diplomat. Jadi kita memang harus membangun keluarga yang mengandalkan team work. Tidak ada kamu ini harus ini, ini harus kamu lakukan ini aku tidak mau lakukan, tidak," kata dia.

Sehingga, menurut dia, tidak ada ego di masing-masing pihak.

Hanya kodrat alami sebagai wanita, yaitu hamil dan melahirkan saja yang tidak diambil alih oleh suaminya.

"Pokoknya, siapa yang bisa kecuali tentunya hamil, melahirkan, menyusui. Itu bagian saya, tidak boleh mengambil lagi. So far bagi waktu so far oke. Walaupun tidak bisa 24 jam bersama mereka. Tetapi, aku ingin kapitalisasi di quality time," ujarnya.

Menurut dia, pada saat ini anak-anaknya sudah beranjak dewasa.

Setelah menikah, dia menjelaskan anak-anaknya sudah mempunyai keluarga masing-masing.

Sehingga, pada saat ini, dia lebih banyak waktu bersama dengan suami.

"Kebetulan anak-anak sudah besar semua. Anak yang satu sudah 30 tahun sudah menikah. (anak kedua,-red) 26 tahun sudah menikah. Yang satu bekerja tinggal sementara di Singapura. (anak,-red) kedua dengan istrinya. Dua-duanya lagi sekolah di Inggris. Sekarang balik modal lagi hanya dengan suami saya," tuturnya.

Pada saat ditanyakan antara memilih sebagai ibu rumah tangga atau wanita karier, Retno Marsudi sulit untuk menjawab.

"Ini susah nih," kata dia sambil tertawa.

Baca: Pengamat Terorisme Ungkap Alasan Mengapa Wiranto yang Jadi Sasaran

Sambil bercanda, dia mengungkapkan sebagai seorang diplomat juga dapat memasak makanan.

"Kalau semua orang masak sendiri, go food tidak jalan, warteg tidak jalan. Aku bisa masak. Telor ceplok, telur dadar. Dulu saya masak sekarang kalau pas tidak ada di rumah masak. Saya masak bisa, tetapi kayaknya mungkin dia (suami,-red) bilang enak. Enak karena istri yang masak," tambahnya.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved