Kata Guru Besar UGM soal Sinisnya Warganet terkait Insiden Wiranto Ditusuk di Pandeglang

Ironisnya, dari sekian banyak komentar atas tragedi tersebut, banyak warganet yang justru mengungkap rasa bahagianya

Kata Guru Besar UGM soal Sinisnya Warganet terkait Insiden Wiranto Ditusuk di Pandeglang
Instagram @poppyamalya
Poppy Amalya baca ekspresi penusuk & penolong Wiranto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Insiden penusukan yang membuat Menkopolhukam Wiranto harus dioperasi karena mengalami luka di bagian perut masih menjadi topik yang terus dibahas.

Ironisnya, dari sekian banyak komentar atas tragedi tersebut, banyak warganet yang justru mengungkap rasa bahagianya.

Baca: Pasca Penusukan Wiranto, Polisi Tingkatkan Patroli Termasuk di Kediaman Presiden Jokowi di Solo

Psikolog Sosial Hening Widyastuti dalam artikel sebelumnya menyampaikan bahwa hal ini terkait dengan hubungan sebab akibat dari peristiwa masa lalu.

Lantas, bagaimana kata ahli lain atas reaksi warganet yang mengomentari tragedi Wiranto ditusuk?

Guru besar psikolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Koentjoro sependapat dengan Hening.

Mengutip Kompas.com, Koentjoro menyampaikan reaksi warganet yang justru tak simpatik dengan apa yang menimpa Wiranto merupakan wujud agresivitas yang terpendam.

Agresivitas merupakan perilaku yang memiliki maksud untuk menyakiti seseorang, baik secara fisik atau verbal.

"Jadi begitu ada kabar itu (Wiranto diserang dan ditusuk), meledak sebagai suatu kegembiraan. Ini semuanya adalah dampak dari yang kemarin-kemarin, pemilu kemarin," kata Prof Koen melalui sambungan telepon, Jumat (11/10/2019).

"Ini hubungan dari, kalau istilah saya, terjadi echo chambering yang kemudian membuat bias kognitif," sambung dia.

Prof Koen menjelaskan, ketika echo chambering atau keyakinan-keyakinan tertentu bergaung pada suatu kelompok sudah menjadi bias kognitif, maka akan menimbulkan kebencian yang sangat kuat dalam diri seseorang.

Halaman
12
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved