Jelang Pilkada 2020, Ini Persiapan Partai Gerindra

Partai Gerindra melakukan serangkaian persiapan menjelang kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020.

Jelang Pilkada 2020, Ini Persiapan Partai Gerindra
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Gerindra melakukan serangkaian persiapan menjelang kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020.

Persiapan dilakukan mengantisipasi kecurangan di pesta demokrasi rakyat di tingkat daerah itu.

Berkaca pada Pemilu 2019 lalu, Provinsi NTB menjadi salah satu pusat perhatian. Hal ini karena adanya dugaan kecurangan di tahapan rekapitulasi mulai dari tingkat kecamatan.

Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, Bambang Kristiono, meminta pengurus Partai Gerindra di tingkat daerah mengevaluasi kekurangan-kekurangan, dimana banyak suara hilang atau berkurang karena lemahnya manajemen pengelolaan saksi.

Baca: Jokowi Bertemu Prabowo, Sinyal Gerindra Merapat ke Pemerintah?

Baca: Bagaimana Nasib 3 Istri Anggota TNI yang Nyinyir Soal Wiranto? Suami Copot Jabatan & Jalani Sanksi

Menurut dia, para saksi harus diberikan pembekalan dan pengelolaan secara lebih baik. Apabila memungkinkan, kata dia, Gerindra harus memiliki badan independen mengelola dan membekali para saksi.

"Banyak suara hilang dan pindah kemarin karena tidak bisa mengelola para saksi dengan benar," ujarnya, Minggu (13/10/2019).

Pada Sabtu (12/10/2019) kemarin, digelar acara pembekalan terhadap kader-kader Partai Gerindra untuk wilayah Provinsi NTB. Tujuan acara itu untuk mempersiapkan kader-kader menghadapi pesta demokrasi rakyat.

Pada 2020, penyelenggaraan pilkada di NTB dilangsungkan di tujuh kota/kabupaten. Tujuh kabupaten/kota yang akan memilih kepala daerah, yaitu Kabupaten Lombok Utara, Lombok Tengah, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, Bima dan Kota Mataram.

"Setelah Pileg dan Pilpres, kita akan menghadapi Pemilukada. Saya berharap kita bisa mempersiapkan calon-calon yang baik," kata dia.

Selain mempersiapkan pasangan calon, pihaknya akan berupaya merampungkan susunan kepengurusan. Pengurus DPD dan DPC diberi waktu sampai akhir tahun untuk membentuk susunan kepengurusan sampai di tingkat ranting.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi NTB, Ridwan Hidayat, mengungkapkan berkat kerjasama yang baik antar kader, Partai Gerindra NTB telah mendapatkan posisi-posisi terhormat di lembaga-lembaga legislatif.

"Di Pulau Lombok. Di Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Tengah, Partai Gerindra berhasil menempati posisi Ketua DPRD, sedangkan di Kabupaten Lombok Timur dan Kota Mataram, Partai Gerindra menempatkan kader-kadernya sebagai Wakil Ketua DPRD," tambahnya.

Untuk diketahui, acara silaturahmi bersama anggota Fraksi Partai Gerindra se-Pulau Lombok digelar di Lombok Astoria Hotel, Mataram, Sabtu (12/10/2019) malam.

Sejumlah tokoh hadir di acara tersebut, yaitu Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Mohamad Hekal Bawazier, Ketua DPD Partai Gerindra NTB Ridwan Hidayat, Wakil Ketua DPRD NTB, Mori Hanafi Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi NTB, Nouvar Furqoni Farinduan.

Silaturahmi itu sebagai ajang pembekalan terhadap kader-kader Partai Gerindra NTB untuk mempersiapkan Pilkada NTB 2020 mendatang.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved