Kabinet Jokowi

Pengamat: Gerindra akan tetap sebagai oposisi

Melalui pertemuan itu, dia melihat, Jokowi dan Prabowo hanya ingin memastikan pelantikan Presiden 20 Oktober berjalan dengan baik tanpa ada gangguan.

Pengamat: Gerindra akan tetap sebagai oposisi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto usai mengadakan pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10/2019). Pertemuan tersebut membahas berbagai isu di Indonesia diantaranya pemindahan ibu kota, isu ekonomi hingga pertahanan negara. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pertemuan presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto adalah silaturahmi biasa antara dua sahabat, meski pernah dua kali menjadi rival di Pemilihan Presiden.

Demikian disampaikan Pengamat politik dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), I Made Leo Wiratma kepada Tribunnews.com, Minggu (13/10/2019).

"Pertemuan dua negarawan Indonesia, Jokowi dan Prabowo merupakan silahturahmi biasa antara dua sahabat meski pernah dua kali menjadi kompetitor," ujar I Made Leo Wiratma.

Baca: Sempat Berduka Kehilangan Anak Kembar, Irish Bella Beri Kabar Bahagia Setelah Nyekar Makam Bayinya

Baca: Prank Nyamar Jadi Gembel Beli iPhone 11 Pro Max, Nino Kuya Trending YouTube, sampai Diusir-usir

Baca: Barbie Kumalasari Malu Tunjukkan Saldo ATM Sebenarnya, Bukan Rp 27 Juta? Nanti Aku Ditertawakan

Melalui pertemuan itu, dia melihat, Jokowi dan Prabowo hanya ingin memastikan pelantikan Presiden 20 Oktober berjalan dengan baik tanpa ada gangguan.

Apakah pertemuan ini pertanda Gerindra akan bergabung dan mendapat kursi kabinet?

Menurut dia, itu sangat tergantung keputusan Gerindra bergabung atau tidak.

"Bisa ya dan bisa tidak. Itu akan sangat tergantung Gerindra mau mengambil pilihan yang mana," jelasnya.

Bila memilih secara pragmatis, untuk kepentingan jangka pendek, maka kata dia, bisa saja Gerindra akan bergabung.

Namun ia yakin Gerindra akan bersikap tetap sebagai penyeimbang atau oposisi.

Halaman
1234
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved