Tersangka Suap Impor Bawang Putih Tempuh Jalur Praperadilan

KPK menetapkan status tersangka kepada mantan anggota Komisi VI DPR RI itu dalam kasus suap kuota impor bawang putih.

Tersangka Suap Impor Bawang Putih Tempuh Jalur Praperadilan
Glery Lazuardi/Tribunnews.com
kasus bawang putih 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - I Nyoman Dhamanthra menempuh upaya praperadilan atas proses hukum berupa penetapan tersangka yang dilakukan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK menetapkan status tersangka kepada mantan anggota Komisi VI DPR RI itu dalam kasus suap kuota impor bawang putih.

Pada Senin (14/10/2019) ini, merupakan sidang perdana praperadilan penetapan tersangka I Nyoman Dhamanthra.

Namun, sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan itu ditunda karena pihak terlapor, yaitu KPK tidak hadir.

Sehingga, hakim tunggal, Krisnugroho, memutuskan akan menggelar sidang pembacaan permohonan praperadilan pada 21 Oktober mendatang.

"Karena terlapor tidak hadir, maka sidang ditunda. Kami sudah memanggil pihak terlapor sesuai peraturan. Sidang akan dilanjutkan pada 21 Oktober," kata Krisnugroho, saat memimpin persidangan.

Baca: Prabowo Akan Diundang ke Acara Syukuran Inaugurasi Jokowi-Maruf

Sementara itu, ketua tim kuasa hukum Nyoman Dhamantra, Fahmi H. Bachmid, menyayangkan tidak hadirnya perwakilan KPK di sidang perdana tersebut.

Menurut dia, seharusnya di proses peradilan ini, semua pihak menghargai. Dimana hukum acara pra peradilan adalah proses peradilan yang cepat. Artinya pra peradilan ini berproses selama satu minggu.

"Dan kami harap semua pihak dapat menghargai, sehingga proses ini dapat berjalan dan memberikan kepastian hukum," ujarnya.

Dia menambahkan, proses persidangan ini merupakan langkah awal mengetahui proses penangkapan dan penahanan kliennya oleh KPK sudah sesuai prosedur atau tidak.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved