Pemindahan Ibu Kota Negara

Tenaga Kerja Lokal Akan Diprioritaskan Dalam Pembangunan Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur

Proses pembangunan infrastruktur untuk ibu kota baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur akan memprioritaskan menggunakan tenaga kerja lokal

Tenaga Kerja Lokal Akan Diprioritaskan Dalam Pembangunan Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur
Tribunnews.com/ Fitri Wulandari
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro didampingi Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Proses pembangunan infrastruktur untuk ibu kota baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) akan memprioritaskan menggunakan tenaga kerja lokal.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan pembangunan infrastruktur akan dimulai pada 2021 mendatang.

Tenaga kerja lokal, kata dia, akan diprioritaskan dalam proses konstruksi tersebut.

Pernyataan tersebut ia sampaikan usai memberikan sambutan dalam Seminar Nasional bertajuk 'Kebudayaan Dayak dan Kontribusinya terhadap Pemindahan Ibu Kota Negara Ke Kalimantan Timur'.

Baca: Rekrutmen CPNS 2019 Segera Dibuka, Cek Formasi serta Ini Dokumen Penting yang Perlu Disiapkan

"Penyerapan tenaga kerja itu pasti, dengan kebutuhan tenaga kerja yang besar selama masa konstruksi nanti, kita butuh partisipasi semua pihak terutama kita dahulukan yang lokal," ujar Bambang Brodjonegoro di Kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019).

Sebelumnya, Peneliti INDEF Bhima Yudhistira menyoroti rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Ia menyarankan agar pemerintah lebih memprioritaskan tenaga kerja lokal.

Baca: CPNS 2019 Segera Dibuka, Berikut 4 Formasi dengan Porsi Besar Beserta Alur Pendaftarannya

Selain itu, menurutnya, pembangunan ibu kota baru sebaiknya mengambil bahan baku dari potensi lokal dan melibatkan kontraktor kecil.

"Pengerjaan konstruksinya harus libatkan tenaga kerja lokal, kontraktor kecil harus ikut dan bahan baku sebaiknya diambil dari sekitar Kalimantan Timur," kata Bhima, saat dihubungi Tribunnews, Rabu (16/10/2019) kemarin.

Halaman
1234
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved